Industri Baja Masih Menggeliat Meski Dihantam Pandemi, Ini Buktinya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 19 Des 2021 19:42 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melakukan ekspor baja perdana pada awal tahun 2021. Baja ini diekspor ke Malaysia.
Foto: PT Krakatau Steel
Jakarta -

PT Krakatau Niaga Indonesia (KNI) mendapatkan penghargaan sebagai distributor dengan performance terbaik sehingga masuk dalam The Best Top 5 Distributor yang dinobatkan oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT Krakatau Niaga Indonesia, Hari Subuh Sasongko, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi momentum bagi KNI untuk tetap memberikan dan meningkatkan layanan terbaik bagi pelanggan serta terus berinovasi dalam melakukan kegiatan usaha.

PT Krakatau Niaga Indonesia (KNI) merupakan distributor produk besi dan baja yang tergabung dalam PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

"Berbekal pengalaman, keahlian dan profesionalisme dengan sumber daya yang berkualitas di bidangnya, KNI dapat mewujudkan permintaan mitra bisnis. Dengan memberikan pelayanan terbaik dan profesional serta integritas penuh," ungkap Hari pada keterangannya (17/12/2021).

Hari menambahkan KNI juga terus berinovasi untuk mengoptimalkan semua sumber daya yang ada, dengan adanya produk hilirisasi, memberikan nilai tambah terhadap produk samping dan ikut serta bertransformasi bersama Krakatau Steel Group untuk meningkatkan market baja dalam negeri serta meningkatkan komitmen penggunaan produk baja buatan dalam negeri, sehingga memberi dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Produk seperti Plat Checkered atau plat Bordes, Hot Rolled Coil/Plate, Cold Rolled Coil, Kanal C 75 KS, Reng TH30 KS, Sheet Talang KS, Pipa Hollow, Atap KS, Floordeck dan CNP merupakan jenis produk yang dijual KNI dan telah berstandard SNI dan menggunakan bahan dasar dari Krakatau Steel.

"KNI yakin dengan inovasi serta kolaborasi dan dukungan induk, mampu mengembangkan usahanya di tahun 2022 semakin baik lagi. Jika ada hal yang masih kurang akan dievaluasi, dan tentunya KNI akan terus meningkatkan secara optimal sumber daya yang tersedia," tutup Hari.

(hal/dna)