Top! Produsen iPhone Foxconn Mau Geber Ekosistem Mobil Listrik di RI

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 24 Jan 2022 15:31 WIB
speaks during the news conference on June 18, 2015 in Chiba, Japan. Softbank Corp. announced that its humanoid product, Pepper, developed by the companys Aldebaran Robotics unit, will be available for consumers at 198,000 yen on June 20, 2015. SoftBank Corp. also announced that  Alibaba Group Holding Limited and Foxconn Technology Group reached an agreement that Alibaba and Foxconn will each invest 14.5 billion in SoftBank Robotics Holdings Corp., to promote Softbanks robotic business including Pepper to the global market.
Foto: Koki Nagahama/Getty Images
Jakarta -

Raksasa teknologi asal Taiwan, Foxconn telah bermitra dengan Kementerian Investasi/BKPM dan beberapa perusahaan untuk mendukung pengembangan mobil listrik/electric vehicles (EV) di Asia Tenggara.

Dalam keterangan di situs perusahaan, dikutip Senin (24/1/2022), produsen iPhone tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Investasi/BKPM, IBC, Indika, dan Gogoro untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem energi baru yang berkelanjutan di Indonesia yang berfokus pada baterai listrik, mobil listrik, dan industri terkait.

Acara penandatanganan nota kesepahaman dipimpin oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir.

Selain itu Acara penandatanganan MoU yang dilakukan secara virtual ini dihadiri oleh Young Liu selaku Ketua Hon Hai Grup Teknologi (Foxconn), Horace Luke selaku CEO Gogoro Taiwan Limited, Toto Nugroho selaku Presiden Direktur PT Industri Baterai Indonesia (IBC), dan Azis Armand selaku Vice President PT Indika Energy Tbk.

"Saya senang dengan rencana investasi Hon Hai (Foxconn) dan Gogoro ke Indonesia bersama dengan mitra lokal. Keterlibatan mereka tidak hanya membawa modal, tetapi juga berbagi dengan kami teknologi dan pengalaman mereka, menciptakan ekosistem EV baru yang modern dan terbuka," kata Bahlil.

"Ini juga akan memberikan peluang besar bagi talenta lokal dan startup lokal untuk mengembangkan dan berpartisipasi dalam ekosistem kendaraan listrik nasional di Indonesia dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan," tambahnya.

Memanfaatkan platform MIH, Foxconn memungkinkan kerja sama dan berbagi pengetahuan antara perusahaan lokal Indonesia dan pelaku bisnis global guna menciptakan ekosistem energi baru yang berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai informasi, MoU kali ini merupakan kerja sama tingkat pemerintah lainnya yang dilakukan oleh Foxconn setelah sebelumnya perusahaan tersebut pernah melakukan penetapan strategi pertumbuhan BOL dengan PTT Thailand tahun lalu.

(ara/ara)