RI Mau Genjot Industri Mobil Listrik, Ini PR Besarnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 27 Jan 2022 15:03 WIB
Mobil listrik MG siap meluncur di pameran GIIAS 2021
Foto: Dok. MG Motor Indonesia
Jakarta -

Electrum, perusahaan patungan antara TBS Energi Utama dan Gojek Indonesia, berharap penggunaan kendaraan listrik ke depan dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di Tanah Air.

Direktur Utama Electrum Pandu Sjahrir mengatakan, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan upaya yang masif berbagai pihak untuk menyediakan ekosistem kendaraan listrik yang dapat memberikan kenyamanan dan manfaat.

"Kita akan fokus membuat bagaimana masyarakat ingin menggunakan kendaraan listrik, dan menurut saya ini akan menjadi lifestyle. Untuk itu, pertama kita harus buat kendaraan yang lebih nyaman, kedua lebih ekonomis, dan terakhir menjadi kebanggaan," ujar Pandu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Pandu menuturkan, perlu upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat supaya ingin beralih menggunakan kendaraan yang rendah emisi tersebut, karena saat ini edukasi kepada masyarakat dinilai masih kurang.

"Pembangunannya masih dalam tahap awal, kalau pakai istilah startup. Saya rasa perkembangannya akan sangat cepat dua sampai tiga tahun ke depan. Ketika edukasi semakin baik, saya yakin electric vehicle ini akan menjadi bagian dari lifestyle masyarakat dunia, termasuk Indonesia," kata Pandu.

Bulan ini Electrum menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Gogoro, perusahaan teknologi baterai swap dari Taiwan. Melalui MoU tersebut, Electrum dan Gogoro akan bekerja sama memperkuat pengembangan ekosistem motor listrik di Indonesia.

"Sebagai perusahaan teknologi perintis di sektor EV Indonesia, tujuan Electrum adalah untuk mempercepat elektrifikasi transportasi di Indonesia," ujar Pandu.