GMF Kantongi Sertifikat Lockheed Martin, Bisa Rawat Pesawat Hercules

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 16 Mar 2022 17:30 WIB
Pekerja Garuda Maintenance Facility (GMF) dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada bagian pesawat Garuda Indonesia di Hanggar GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2020). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Pekerja Garuda Maintenance Facility (GMF)/Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

Prospek GMFI

Prospek GMFI di indhan dapat didukung dengan beberapa faktor lainnya, salah satunya kontrak perawatan pesawat yang diperoleh nantinya.

"(Lalu) berapa besar capex untuk persiapan perawatan pesawat yang akan disiapkan dan berapa lama kontrak tersebut diperoleh," jelasnya.

Reza menambahkan, dukungan pemerintah dalam mengembangkan indhan dalam negeri ini pun bakal berdampak positif. Hal ini perlu diikuti dengan termin pembayaran yang bisa membantu keuangan perusahaan agar dapat berjalan lancar

"Serta bantuan ekspansi government to government dari pemerintah untuk memperbesar perolehan pangsa pasar di mancanegara," bebernya.

Pengamat Pertahanan, Beni Sukadis, menilai masuknya anak perusahaan Garuda Indonesia dalam lingkup industri pertahanan ikut menjadi kabar gembira. Pemerintah dinilai perlu menggencarkan lebih banyak co-production atau lisensi produk suku cadang untuk alutsista yang masuk dalam skuadron RI seperti F16 dan jet tempur yang akan dibeli seperti Rafale.

"Perlu dipikirkan prioritas imbal balik seperti apa yang memang dibutuhkan RI di masa mendatang," jelasnya.


(acd/ara)