ADVERTISEMENT

Jokowi Singgung Impor Alkes Tinggi, Kemenperin: Bahan Baku Tak Ada

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Jumat, 08 Apr 2022 16:15 WIB
Kasus transmisi varian Omicron di DKI Jakarta terus merangkak naik. Meski kasus COVID-19 naik, penjualan obat-obatan di Pasar Pramuka masih cenderung stabil.
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait banyaknya impor alat kesehatan (alkes) menjadi perhatian.

Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari mengungkapkan penyebab dilakukan impornya alkes karena sulitnya mencari bahan baku untuk membuat alkes di dalam negeri. Salah satu bahan baku itu adalah stainless steel 316l.

Indonesia memang terhitung sebagai pengekspor stainless steel terbesar di dunia, tapi stainless steel jenis tertentu tidak serta merta ditemukan.

"Kita memang ada industri yang pengekspor stainless steel terbesar di dunia, yaitu di Morowali," katanya, saat acara virtual Mengapa Alat Kesehatan Indonesia Belum Mandiri Juga?, Jumat (8/4/2022).

Dini mencoba mencari stainless steel jenis yang dibutuhkan itu di Morowali, namun tidak mendapatkannya,

"Kami mencoba mencari untuk stainless steel jenis produk tertentu. Walaupun terbesar ada di Morowali ternyata stainless steel jenis yang diperlukan tidak diproduksi di Morowali, karena Morowali itu jenis stainless steel-nya tinggi bagus, tapi diekspor," kata Dini lagi.

Ia menegaskan mencari bahan baku yang sesuai kualifikasi tidak mudah. Makanya impor masih terus dilakukan. Bahkan bisa dikatakan ketergantungan.

Maka dari itu, ia berharap tidak terjadi faktor yang membuat impor itu berhenti. Walaupun saat ini bisa dikatakan ada ancaman dari luar yang mempengaruhi impor, seperti perang Rusia dan Ukraina.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT