Anak BUMN Bikin Pelabuhan Nyambung Kereta Biar Logistik Makin Ngebut

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2022 07:30 WIB
PT Krakatau Bandar Samudera sebagai operator Pelabuhan Cigading di Cilegon, Banten telah menyelesaikan dua dermaga baru yaitu dermaga 7.1 dan 7.2 dengan kapasitas 3,5 juta ton, sehingga total kapasitas bongkar muat Pelabuhan Cigading menjadi 25 juta ton per tahun, hal tersebut menjadikan Pelabuhan Cigading sebagai pelabuhan curah kering terbesar di Indonesia.
Ilustrasi Pelabuhan (Foto: dok. KBS)
Jakarta -

Melihat besarnya potensi kenaikan kargo Baja di Wilayah Cilegon, PT Krakatau Bandar Samudera, anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk ( PT KS) yang mengoperasikan Pelabuhan Krakatau International Port (KIP), memperkuat jalur logistik melalui kereta api antara Banten dan Surabaya. hal ini terungkap dalam penandatanganan MoU antara PT Krakatau Jasa Logistik (KJL) anak usaha KIP, dengan PT Trans Jaya Persada (TJP) di Hotel Aryaduta Jakarta pada Kamis (14/4).

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk ( PT KS) Silmy Karim dalam sambutannya mengatakan sangat mendukung kerja sama antara PT KJL dan PT TJP dalam upaya meningkatkan kinerjanya yang harapannya dapat segera terlaksana untuk menyambut target Produksi Baja 10jt ton per tahun.

CEO KIP, Akbar Djohan menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk komitmen Krakatau International Port sebagai Integrated Industrial Port dalam menciptakan sistem logistik yang efektif dan efisien.

"Kerjasama ini juga dalam rangka mendukung bisnis Krakatau Steel yang semakin positif. Melalui KJL, kami siap mengakomodir potensi kenaikan jumlah kargo dari Krakatau Steel di Banten," kata Akbar pada Senin (18/04/2022).

Akbar juga berharap dengan adanya cargo balikan dari surabaya kearah barat, maka menciptakan aktivitas bisnis yang artinya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di pulau jawa.

"Terisinya kargo dari Surabaya ke wilayah barat tentu akan membuat bisnis ini menarik karena lebih efektif dan efisien dalam rantai pasok logistiknya", tutupnya.

Direktur Utama PT KJL, Puji Winarto menjelaskan kerjasama yang nantinya akan di jalankan dengan PT TJP mencakup Jumlah frekuensi pergerakan kereta api, penyediaan kargo angkutan kereta api dan penyediaan gerbong kereta api dengan kapasitas 54 ton.

"KJL akan menyediakan kargo angkutan kereta api dari area Jakarta/Jawa Barat/Banten ke area Surabaya/Gresik, sedangkan TJP akan menyediakan kargo angkutan kereta api dari area Surabaya/Gresik ke area Jakarta/Jawa Barat/Banten" kata Puji.

Puji juga menambahkan nantinya TJP akan menyediakan kargo angkutan kereta api dari area Surabaya/Gresik ke area Jakarta/Jawa Barat/Banten dan TJP akan menggunakan stasiun di Gresik dan Surabaya untuk loading dan unloading kargo di area Jawa Timur.

"Kami bersama TJP sudah berkomitmen akan berusaha mengoptimalkan muatan kargo peti kemas, multi komoditi dengan kereta api. Kami harap kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan dapat segera menghasilkan nilai tambah bagi kedua perusahaan," tutup Puji.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama PT KJL Puji Winarto dan Direktur Utama PT TJP Ignatius Handijoso Siaputra disaksikan langsung oleh Penasihat Khusus Menteri Koordinator Kemaritiman & Investasi Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio S.I.P., M.M., Direktur Utama PT KS Silmy Karim, Direktur Keuangan PT KAI Salusra Wijaya, Komisaris PT Krakatau Sarana Infrastruktur Roy Maningkas, CEO KIP Akbar Djohan, Staf Ahli Direktur SDM PT KS Capt. Albertus J.D. Korompis dan jajaran Komisaris & Direksi PT TJP & PT KJL.

(dna/dna)