Bahlil Beberkan Kawasan Industri Batang Laris Manis

Robby Bernardi - detikFinance
Rabu, 08 Jun 2022 15:37 WIB
BKPM
Foto: Robby Bernardi
Kabupaten Batang -

Sejak dibukanya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang tahun 2022, pembangunan kawasan tahap pertama seluas 450 hektare, saat ini telah laku terjual. Hal tersebut dikatakan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.

"Alhamdulillah tidak sampai satu tahun lima bulan, kawasan yang dulunya hutan belantara, kebun tebu, kebun karet dan Alhamdulillah tahap pertama sudah seperti ini, dan semua 450 hektare tahap pertama sudah laku terjual habis," kata Bahlil di hadapan Presiden Joko Widodo, dalam acara Groundbreaking industri baterai terintegrasi di KIT Batang, Rabu (8/6/2022).

Dikatakan Bahlil, saat ini pihaknya telah memasuki seribu hektare tahap kedua.

"Kita masuk dalam seribu hektare tahap kedua. Di mana seribu hektare ini adalah LG sendiri masuk kurang lebih 275 hektare, kemudian fospor, dan yang ketiga insyaallah kalau memang dari Amerika masuk di sini," ungkapnya.

Ia meyakini di tahun 2023, KIT Batang, targetnya terpenuhi minimal 50 persen.

"Kami yakin bahwa 2023 akhir target kami minimal 50%, dari 4.300 hektare di batang ini juga akan terisi penuh," katanya.

Bahlil juga menyebut total investasi di tahun 2022 sendiri telah mencapai Rp 1.200 triliun.

"Total investasi di tahun 2022, sesuai dengan perintah Bapak Presiden, adalah sebesar Rp 1.200 triliun. Dan Rp 1.200 triliun tersebut kita sudah capai di kuartal pertama sebesar Rp 283 triliun," tambahnya.

(akn/akn)