Permintaan Meningkat, Anak BUMN Genjot Produksi

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 09 Jun 2022 15:14 WIB
Pekerja membuat spunpile untuk proyek tol Semarang-Demak dan Cibitung-Cilincing di PT Waskita Beton Precast Plant Karawang, Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Di Plant ini dibuat beton spunpile untuk proyel Tol Semarang Demak, Cilincing- Cibitung, Beton Girder untuk proyek Jakarta Cikampek 2 Selatan dan beton Tetrapod pengaman pantai untuk di eksport ke Singapura.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) siap mendukung Proyek Strategis Pemerintah terkait pembangunan infrastruktur. Dukungan ini didasarkan atas investasi Plant yang dimiliki WSBP yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

Presiden Direktur WSBP, FX Poerbayu Ratsunu mengatakan, saat ini perusahaan tercatat memiliki 9 plant, di mana 5 plant yang telah terintegrasi dalam Plant Integrasi Jawa Barat (Plant Sadang, Plant Cibitung, Plant Subang, Plant Kalijati, dan Plant Karawang), dan 4 plant antara lain Plant Bojonegara, Plant Klaten, Plant Prambon, dan Plant Gasing.

"Hingga saat ini total kapasitas produksi WSBP sebesar 3,7 juta ton/tahun," ungkap FX Poerbayu Ratsunu dalam keterangannya Kamis (9/6/2022).

Sejalan dengan berbagai proyek yang tengah dikerjakan dan didapat oleh perusahaan, berdampak pada adanya aktivitas produksi di seluruh plant. Berbagai produk precast yang berkualitas diproduksi di plant-plant ini, di antaranya Spun pile hingga diameter 1,2 m, Girder (PCI, PCU, PCT, Box girder), CCSP, FCSP, Full slab, RC Pipe, square pile, barrier, u-ditch, tetrapod, rumah modular, panel RISHA hingga inovasi bantalan jalan rel tipe 1435 dan 1067, dan tiang listrik beton.

Melalui plant-plant ini WSBP mewujudkan komitmen terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia. Beberapa proyek besar yang diperoleh dari Waskita Grup maupun eksternal dari Pemerintah, BUMN, dan swasta. "Kami jeli dalam melihat peluang yang ada baik dari proyek internal maupun eksternal, yang dapat meningkatkan kinerja WSBP untuk semakin bertumbuh," kata Poerbayu.

WSBP juga akan melakukan improvement untuk meningkatkan utilitas dan mampu memproduksi inovasi produk lainnya. WSBP siap untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek yang juga merupakan Proyek Investasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) khususnya Proyek Tol Transjawa dan Sumatera.

Adapun ruas tol yang menjadi fokus utama penyelesaian yaitu Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu, Tol Cimanggis - Cibitung, Tol Ciawi - Sukabumi, Tol Pejagan - Pemalang, Tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar dan satu ruas tol di Pulau Sumatera yaitu Tol Kayu Agung - Palembang - Betung. Selain itu, WSBP juga menyuplai produk untuk berbagai proyek gedung, jembatan, perumahan, bendungan dan bandara.

Proyek-proyek tersebut sebelumnya juga telah disuplai oleh WSBP dan ke depannya akan menjadi potensi nilai kontrak baru bagi Perusahaan.



Simak Video "Kasus Korupsi Waskita Beton Naik Penyidikan, Negara Rugi Rp 1,2 T"
[Gambas:Video 20detik]