ADVERTISEMENT

LG hingga Foxconn Mau Masuk, Ini Progres Kawasan Industri Batang

Robby Bernardi - detikFinance
Senin, 27 Jun 2022 22:42 WIB
Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Batang.
Kawasan Industri Terpadu Batang/Foto: dok KIT Batang
Batang -

Raksasa industri seperti LG dan Foxconn berencana membuka pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Bagaimana progres pembangunan Kawasan Industri Batang kini?

"Saat ini Kawasan Industri Terpadu Batang telah mempersiapkan lahan seluas 67 Ha di Fase 1 sebagai lokasi Implementasi Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi," ujar Tanya Liwail Chamdy Corporate Communication Manager PT KIT Batang dalam keterangan tertulis Senin (27/06).

Industri baterai listrik dengan menggandeng investasi LG itu mengintegrasikan produksi kendaraan listrik dari hulu sampai hilir. Bahkan nilai investasinya ditaksir mencapai Rp 142 triliun dan mampun menyerap tenaga kerja 20 ribu orang.

Sementara itu, pembangunan lahan untuk industri dari Foxconn sendiri saat ini masih dalam tahap finalisasi oleh pihak terkait dan Kementerian Investasi.

"Menteri Investasi menyampaikan untuk mendorong rencana investasi Foxconn ke KIT Batang dan KITB menyiapkan kebutuhan lahan atas rencana investasi tersebut. Targetnya sebagian dari rencana investasinya akan direalisasikan di fase selanjutnya di KITB," terang Tanya.

Menurut Tanya dukungan pemerintah sangat besar terhadap KIT Batang. Salah satu contohnya 1 tahun terakhir kementerian PUPR mengembangkan infrastruktur jalan Kawasan sepanjang hampir 50 km.

Selain itu juga diselesaikan pekerjaan utilitas dan fasilitas seperti air baku, pengolahan limbah. Bahkan juga menyiapkan rumah susun untuk Pekerja pabrik nanti.

"Infrastruktur jalan kawasan saat ini sudah selesai terbangun 100% di Fase 1 seluas 450 Ha," kata Tanya.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik

Sedangkan untuk jalan kawasan di Kluster 1 sudah terhubung antara kawasan dengan jalan nasional pantura.

"Lahan industri di Fase 1, yakni seluas 450 Ha sudah siap bangun sejak Q2 tahun lalu, dan saat ini KITB mendorong untuk pematangan lahan di fase berikutnya seluas 400 Ha, infrastruktur gas dan pelabuhan," tuturnya Tanya.

Ia juga menyinggung soal progres rumah susun yang dibangun kementerian PUPR. Pembangunan rusun untuk pekerja di KIT Batang tersebut, dibagi menjadi tiga paket pekerjaan.

"Untuk Rumah Susun (Rusun) yang dibagi menjadi 3 paket pekerjaan saat ini sedang dalam tahap penyelesaian akhir, dengan persentase progress di atas 95 persen," ungkapnya.

Sebagai informasi, pembangunan KIT Batang di tahap pertama yang menggunakan luas lahan 450 hektar, sudah terisi semua. Jumlah investor mencapai 14 dan siap beroperasi pada pertengahan 2023 mendatang.

Sementara dari total luas lahan KIT Batang 4.300 hektar terbagi menjadi tiga Kluster. Kluster 1 dengan luas 3.100 hektare yang dialokasikan untuk industri. Kluster 2 dengan luas 800 hektare untuk inovasi. Kluster 3 dengan luas 400 hektare untuk residensial.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT