ADVERTISEMENT

Produsen Tetes Mata Perluas Pabrik di Bandung Barat, Gelontorkan Rp 150 M

Tim Detikcom - detikFinance
Kamis, 07 Jul 2022 09:56 WIB
Groundbreaking Rohto/Dok Rohto
Foto: Groundbreaking Rohto/Dok Rohto
Jakarta -

Produsen tetes mata Indonesia, PT Rohto Laboratories Indonesia akan memperluas pabrik. Rohto bakal menggelontorkan investasi senilai US$ 10 juta atau setara Rp 150 miliar (Kurs: Rp 15.000).

Presiden Direktur Rohto Mukdaya Massidy mengatakan, investasi ini merupakan investasi tambahan ke-5 sejak Rohto membangun pabrik di Kabupaten Bandung Barat, tahun 2001. Investasi senilai US$ 10 juta ini akan digelontorkan secara bertahap hingga semester kedua 2023. Dikatakannya, investasi ini adalah untuk memperkuat lini produksi tetes mata dan lensa tanam katarak (intra ocular lens).

"Perluasan pabrik ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi produk tetes mata ROHTO sehingga menjadi lebih dari 30 juta botol per tahun sehingga menjadikan kami sebagai produsen terbesar untuk kapasitas produksi tetes mata di Indonesia," ujar Massidy dalam keterangannya, Kamis (7/7/2022).

Dikatakannya, lini produksi baru ini menggunakan teknologi terbaru system RABS (Restricted Access Barrier System) sehingga intervensi menggunakan glove access, pada proses automatic Cleaning and Sterilization in Place yang dikenal sebagai automatic CSIP. Sistem otomatis yang akan bekerja dari setelah mixing sampai dengan packing produk jadi.

"Ini semua menunjukkan komitmen Rohto Group dalam berinvestasi, alih teknologi, alih "know how" di Indonesia serta ketersediaan produk produk yang berkualitas di Indonesia, karena kesehatan mata sangatlah penting," ujar Massidy.

Massidy menjelaskan, Rohto saat ini menjadi satu-satunya produsen lensa tanam Katarak (Intra Ocular Lens) dan Glaucoma Implant. Selain itu, pihaknya juga memperluas kapasitas produksi untuk produk dengan menambah kapasitas sterile dan inspection

"Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, Lensa tanam Katarak (Intra Ocular Lens) dari Rohto telah mendapat sertifikasi ISO 13485/ CE Mark dan sertifikasi produk HALAL dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal)," tutupnya.



Simak Video "Pabrik Biodiesel di Spanyol Meledak, Dua Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT