ADVERTISEMENT

Gimana Sih Perjalanan Tembakau Bisa sampai Jadi Rokok

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 07 Jul 2022 18:15 WIB
Harga Rokok
Ilustrasi Rokok (M Fakhry Arrizal/detikcom)
Jakarta -

Berdasarkan data WHO, jumlah perokok di dunia tahun 2020 mencapai 1, 3 miliar orang. Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut ada sekitar 69,1 juta perokok di Indonesia pada tahun 2021.

Rokok memang cukup diminati oleh sebagian kalangan. Namun, pernahkah kamu penasaran bagaimana rokok dibuat?

Sebagai informasi, bahan dasar rokok terbuat dari tembakau. Tim detikcom berkesempatan mengunjungi perkebunan tembakau di Desa Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2022).

Dalam kunjungan tanam raya tembakau yang dihadiri petani, Perwakilan PT HM Sampoerna Tbk, Perwakilan Kementerian Pertanian dan Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dipaparkan tahapan penanaman tembakau hingga berhasil dipanen.

Wakil Ketua DPD Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Tengah, Hafidz mengatakan, idealnya tembakau dipanen saat usia 3-4 bulan. Satu lahan hanya bisa dipanen sebanyak satu kali dalam satu musim, atau satu tahun.

Pertama-tama, daun tembakau yang sudah matang akan dipetik dari batangnya. Hafidz menjelaskan, empat jajaran daun paling bawah umumnya berharga murah. Sementara daun di pucuk atas harganya lebih mahal.

Harga daun tembakau berkualitas baik adalah sekitar Rp 25 ribu - Rp 30 ribu. Sementara daun paling bawah bisa dihargai di bawah Rp 10 ribu.

Setelah proses panen selesai, daun tembakau selanjutnya dirajang, atau diiris-iris tipis. Saat ini, petani menggunakan mesin dalam proses rajang karena lebih efektif dibanding manual. Selain itu, hasil rajangan tembakau dari mesin dinilai lebih berkualitas.

Daun tembakau yang sudah dirajang kemudian ditata di atas papan khusus. Tembakau akan disusun dan dijemur sampai kering. Lama penjemuran tergantung dari panasnya terik matahari. Rata-rata petani menjemur tembakau selama 2-3 hari.

Kemudian, tembakau akan di-pack lalu dikirimkan ke perusahaan. Dalam hal ini, petani di Wonogiri menjual tembakau mereka ke PT Sadhana Arifnusa, untuk kemudian dijual kembali ke PT HM Sampoerna Tbk.

Menurut Hafidz, tembakau baru akan diolah menjadi rokok oleh Sampoerna. Mengenai proses dan rinciannya ia tidak mengetahui, sebab itu adalah rahasia perusahaan.

"Kalau campurannya saya nggak paham, itu kan rahasia perusahaan. Tapi biasanya satu rokok ada lima sampai tujuh campuran tembakau," kata Hafidz

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT