ADVERTISEMENT

JPO Pinisi Jadi Spot Ikonik Jakarta, Bahan Bakunya Dibuat Perusahaan JK

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 03 Agu 2022 16:35 WIB
Sejak diresmikan, JPO Pinisi Sudirman, Jakarta, masih ramai dikunjungi warga. Minggu pagi tadi, warga tampak ramai berfoto di JPO tersebut.
JPO Pinisi/Foto: Rengga Sencaya
Bogor -

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pinisi menjadi salah satu jembatan ikonik di Jakarta. JPO Pinisi ini diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Maret lalu.

Material JPO Pinisi ternyata buatan perusahaan milik keluarga Jusuf Kalla, PT Bukaka Teknik Utama. Hal ini berdasarkan keterangan General Manager Unit Jembatan PT Bukaka Fakhrurrozi.

"JPO Pinisi yang ada di Sudirman, yang melengkung dan ornamentik, itu salah satu produk kita," kata Fakhrurrozi dalam acara Factory Visit Bukaka di Cileungsi, Bogor, Rabu (3/8/2022).

Fakhrurrozi menjelaskan, Bukaka tidak hanya memproduksi jembatan untuk lintasan kendaraan. Bukaka juga memproduksi jembatan yang menggunakan komponen utama baja, termasuk JPO.

Selain JPO Pinisi di Sudirman, Bukaka diketahui mengembangkan produk lain seperti jembatan gantung. Kemudian pada 2017, perusahaan ini memenangkan lelang proyek flyover Jakarta-Cikampek (Japek) sepanjang 38 km.

Fahrurrozi menjelaskan konstruksi baja dipilih karena bisa mempercepat waktu pengerjaan. Bahan baja tidak butuh banyak pondasi sehingga pengerjaan proyek Japek selesai dalam waktu dua tahun.

Pada kesempatan yang sama, ia menjelaskan Bukaka tidak hanya menggarap proyek dalam negeri. Bukaka pernah ekspor ke Papua Nugini, Timor Leste, hingga Filipina.

Kapasitas produksi Bukaka di unit usaha jembatan bisa menghasilkan produk jembatan rangka baja sebesar 2.500 ton per bulan. Dalam kondisi yang baik, Fakhrurrozi menyebut Bukaka bisa memproduksi hingga 1.000 ton per hari.

Sementara itu, Presiden Direktur Bukaka, Irsal Kamarudin menyebut produk jembatan sebagai penyumbang terbanyak perusahaan bersamaan dengan garbarata. "Kalau dibandingkan dengan semua, yang paling tinggi itu garbarata dan jembatan," katanya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT