ADVERTISEMENT

Jokowi Sebut Ekspor Besi Baja Naik Sampai 18 Kalilipat Berkat Hilirisasi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 16 Agu 2022 11:32 WIB
Jokowi di sidang tahunan MPR (tangkapan layar)
Foto: Jokowi di sidang tahunan MPR (tangkapan layar)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan terus mendorong hilirisasi dan industrialiasi sumber daya alam. Jokowi mengatakan, hilirisasi tersebut berkontribusi pada ekonomi khususnya ekspor.

Jokowi pun mencontohkan, hilirisasi nikel telah meningkatkan ekspor besi baja sampai 18 kalilipat.

"Hilirisasi nikel, misalnya telah meningkatkan ekspor besi baja 18 kali lipat. Tahun 2014, hanya sekitar Rp 16 triliun, tapi di tahun 2021 meningkat menjadi Rp 306 triliun," kata Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR RI, Selasa (16/8/2022).

"Di akhir tahun 2022 ini, kita harapkan bisa mencapai Rp 440 triliun. Itu hanya dari nikel. Selain penerimaan pajak, devisa negara juga naik, sehingga kurs rupiah lebih stabil," tambahnya.

Jokowi mengatakan, Indonesia telah menjadi produsen kunci dalam rantai pasok baterai lithium global. Ia menuturkan, produsen mobil listrik dari Eropa hingga Amerika Serikat (AS) ikut investasi di Indonesia.

Selanjutnya, Jokowi akan mendorong hilirasi bauksit, tembaga dan timah.

"Sekarang ini, Indonesia telah menjadi produsen kunci dalam rantai pasok baterai litium global. Produsen mobil listrik dari Asia, Eropa, dan Amerika ikut berinvestasi di Indonesia," ujarnya.

"Setelah nikel, Pemerintah juga akan mendorong hilirisasi bauksit, hilirisasi tembaga, dan timah. Kita harus membangun ekosistem industri di dalam negeri yang terintegrasi, yang akan mendukung pengembangan ekosistem ekonomi hijau dunia," terangnya.



Simak Video "Bertukar Pikiran Antara Jokowi-MBZ soal Situasi di Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT