ADVERTISEMENT

Begini Cara Pupuk Kaltim Dorong Milenial Terjun ke Pertanian

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 27 Agu 2022 14:56 WIB
Pupuk Kaltim
Foto: Pupuk Kaltim
Jakarta -

PT Pupuk Kalimantan Timur bekerja sama dengan Bisnis Indonesia menggelar program Jelajah Agri Pupuk Kaltim untuk melihat secara langsung proses kerja agroindustri khususnya untuk industri pupuk.

Tim Jelajah Agri Pupuk Kaltim akan melihat lebih dekat bagaimana proses pembuatan pupuk di pabrik, proses distribusi hingga pemanfaatannya oleh petani di lapangan di Kalimantan Timur serta Sulawesi Selatan sejak Selasa (23/8) hingga Kamis (25/8).

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan industri pupuk memiliki peran vital dalam agroindustri. Sebagai produsen urea terbesar di Asia Tenggara, Pupuk Kaltim menjadi salah satu pionir dalam industri pupuk nasional.

"Karena itu, Program Jelajah Agri Pupuk Kaltim ini dapat melihat secara langsung peran kami di lapangan untuk ikut menguatkan petani. Kami berharap Tim Jelajah Agri yang ada di Kalimantan Timur serta Sulawesi Selatan dapat ikut menyebarluaskan keberhasilan yang sudah dilakukan Pupuk Kaltim," ujarnya.

Pupuk Kaltim bersama dengan Pupuk Indonesia juga menjalankan Program Makmur sebagai bentuk pengawalan dan pendampingan intensif kepada petani dan budi daya pertanian yang didukung teknologi mutakhir. Program ini merupakan perluasan dari Program Agrosolusi yang sudah dijalankan Pupuk Kaltim pada 2020.

Program Makmur ini juga merupakan langkah aktif PKT mengajak generasi muda kembali bertani dan melihat pertanian sebagai sektor potensial sekaligus mendorong peningkatan penggunaan produk nonsubsidi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, proporsi pemuda yang bekerja di sektor pertanian hanya sebesar 19,18% atau turun 10% apabila dibandingkan dengan posisi pada 2011.

"Kami berharap generasi muda dapat melirik sektor pertanian sebagai sektor yang potensial. Kami ingin memuliakan petani," terang Rahmad.

Tahun ini, Pupuk Kaltim mendapatkan penugasan untuk dapat menjalankan Program Makmur pada 60.000 hektare di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kalimantan Timur, Pupuk Kaltim mendapatkan penugasan seluas 7.622 hektare sedangkan untuk wilayah Sulawesi Selatan seluas 1.252 hektare.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT