ADVERTISEMENT

Zulhas Sidak Importir Olahan Susu Tak Berizin, Temukan 2.735 Ton Bahan Baku

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 14 Sep 2022 12:04 WIB
Zulhas Sidak Importir Olahan Susu Tak Berizin, Temukan 2.735 Ton Bahan Baku
Zulhas Sidak Importir Olahan Susu Tak Berizin, Temukan 2.735 Ton Bahan Baku/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mendatangi PT TK di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perusahaan importir produk susu dan turunannya ini diketahui melakukan pelanggaran terkait dokumentasi persetujuan impor.

Menurut Zulhas, PT TK melanggar Permendag No. 51 Tahun 2020 tentang Pemeriksaan dan Pengawasan Tata Niaga Impor Setelah Melalui Kawasan Pabean (Post Border). Ia menyebut barang milik perusahaan tidak boleh diperdagangkan.

Adapun jumlah produk bahan baku susu ini mencapai 2.735 ton. Jika dirupiahkan maka setara Rp 120 miliar.

"Nggak boleh diperdagangkan. Ini jumlahnya 2. 735 ton, dengan nilai barang kira-kira Rp 120 miliar, besar sekali," kata Zulhas, Rabu (14/8/2022).

Zulhas mengatakan, ada dua opsi terkait pelanggaran ini. Pertama dilakukan pemusnahan. Kedua dilakukan reekspor.

Reekspor adalah pengeluaran barang impor dari Kawasan Pabean untuk barang yang tidak sesuai dengan yang dipesan, salah kirim, rusak, atau tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah.

"Menurut aturan ini dimusnahkan, atau reekspor. Jadi saya sarankan saya minta kepada pemilik untuk di-reekspor saja," ujar Zulhas.

Zulhas berpendapat jika bahan baku susu bernilai tinggi dan cukup penting. Menurutnya permasalahan ini berpotensi mengganggu sektor industri lainnya. Misalnya pabrik susu yang terancam tidak bisa memproduksi susu.

Tidak lengkapnya dokumen impor PT TK salah satunya karena surat rekomendasi yang tidak keluar dari Kementerian Pertanian. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai hal ini.

Pemilik perusahaan mengakui kesalahannya karena tidak mengurus perizinan selama 3 bulan terakhir. Padahal, Zulhas menyebut jika PT TK sebelumnya rutin menyuplai bahan baku susu setiap tahun.

Tonton juga Video: Hendro Fernando, Ajak Para Eks Teroris Urus 'Telur Puyuh'

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT