ADVERTISEMENT

Bocor Rancangan Perpres Swasembada Gula Bikin Petani Resah, Apa Isinya?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 23 Sep 2022 18:44 WIB
gula
Foto: iStock
Jakarta -

Beredar bocoran rancangan peraturan presiden (Perpres) tentang percepatan rencana swasembada gula nasional. Namun, isi rancangan perpres tersebut justru bikin petani tebu rakyat khawatir.

Mengutip rancangan draft Perpres yang bocor tersebut, diketahui bahwa untuk mencapai swasembada gula nasional, pemerintah akan melakukan perluasan area tanam perkebunan tebu mencapai 700.000 ha.

Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan, rancangan Perpres ini perlu dicermati lebih dalam. Jangan sampai Presiden mengesahkan kebijakan yang dampaknya justru merugikan untuk negara.

"Jangan menjerumuskan presiden!" tegas dia.

Ada sejumlah hal yang menjadi sorotan Soemitro. Pertama adalah, perluasan area tanam yang tercantum di dalam rancangan aturan itu, tidak menyebutkan area yang menjadi target perluasan area tanam.

Berbahaya, kata dia, bila area tanam baru yang dibuka lokasinya jauh dari sentra pengolahan atau pabrik gula yang sudah ada saat ini.

"Lahannya di mana? Pabriknya di mana? harus jelas dulu! Satu lahannya di mana, di Aceh? ada nggak pabrik gula di sana? Kalau pabriknya di Jawa, makan banyak biaya. Bisa-bisa keburu busuk tebunya," tegas dia saat berbincang dengan detikcom, belum lama ini.

Selain masalah lokasi, ada juga kendala masalah kapasitas produksi pabrik. Saat ini, lanjut dia, Indonesia sudah punya lahan tebu dengan total luas area mencapai 450.000 ha. Ia khawatir, bila produksi tebu di tingkat petani digenjot tanpa mempertimbangkan kapasitas pengolahan yang ada, bisa-bisa tebu yang diproduksi tidak terserap dengan baik dan harga tebu petani anjlok.

"Kalau mau ditambah jadi 700.000 ha, lalu produksinya siapa yang nyerap? Pabrik gula itu punya keterbatasan produksi, lalu pabriknya di mana, harus jelas,"

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT