BUMN Pertahanan Ikut Bikin Motor Listrik ala Off Road, Wujudnya Macho!

ADVERTISEMENT

BUMN Pertahanan Ikut Bikin Motor Listrik ala Off Road, Wujudnya Macho!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 02 Nov 2022 18:45 WIB
Motor Listrik Besutan Pindad dan Len Industri
Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom
Jakarta -

PT Pindad dan PT Len Industri yang tergabung dalam holding BUMN pertahanan Defend ID ikut meramaikan kancah kendaraan listrik. Kedua perusahaan pelat merah ini membesut motor listrik untuk kendaraan taktis.

Motor-motor ini pertama kali dipamerkan ke publik di gelaran Indo Defence 2022 di Kemayoran, Jakarta Pusat. Motor-motor tersebut bahkan sempat diuji coba di depan mata Presiden Joko Widodo yang membuka gelaran pameran industri alat pertahanan tersebut.

PT Len membesut dua motor listrik dalam seri E-Tactical Motor Bike. Satu di antaranya sudah siap digunakan dan saat ini sedang dalam tahap pengadaan oleh Kementerian Pertahanan untuk digunakan sebagai kendaraan operasional Babinsa.

Pihak PT Len mengklaim ada sekitar 3.000 unit motor taktis listrik yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan. Saat ini pihak Len tinggal menunggu perintah produksi dari Kementerian Pertahanan.

"Satu tipe ini sudah dipesan dan akan dibeli Kemenhan untuk Babinsa," ungkap salah satu penjaga stand PT Len di Indo Defence 2022 saat dikunjungi detikcom, Rabu (3/11/2022).

Motor Listrik Besutan Pindad dan Len IndustriMotor Listrik Besutan Pindad dan Len Industri Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom

Pihak PT Len menjelaskan untuk tipe S serial E-Tactical Motor Bike, sejauh ini sudah sangat siap untuk digunakan di jalan. Motor taktis listrik tersebut sudah lulus uni prototipe Balitbang Kemenhan, memiliki sertifikat kelaikan militer dari Kemenhan, bahkan sudah lolos sertifikasi uji tipe kendaraan (SUT) dari Kemenhub.

"Ini sudah dapat pelat, sudah ada STNK-nya siap jalan, begitu ada perintah produksi besar dari Kemenhan kita siap jalan," kata pihak Len.

Sementara itu, untuk motor taktis tipe R saat ini masih baru lulus uji Balitbang Kemenhan. Cuma yang jelas kedua motor taktis ini memiliki spesifikasi yang tak jauh berbeda, untuk tipe S bisa berlari di kecepatan maksimum 80 km per jam dan tipe R bisa lebih cepat sedikit dengan kecepatan maksimum 90 km per jam.

Kedua motor ini dilengkapi dengan dinamo mid drive 3.000 watt non reduction. Dengan sel baterai Li-ion, tipe S punya baterai pack 72V 40 Ah dan tipe R punya baterai pack 72V 50 Ah. Jarak tempuh maksimum untuk tipe S bisa mencapai 60-80 km, dan tipe R bisa mencapai 70-100 km.

Kedua motor ini bisa mengisi baterai dengan fasilitas pengisian cepat atau fast charging dalam waktu 1,5 jam. Dengan catatan baterai terisi dari 0% ke 80% dengan isian 35 ampere.

"Tipe ini yang sudah dapat STNK bagusnya digunakan untuk jalan biasa, cuma yang satu lagi didesain untuk medan yang lebih ekstrim, rodanya juga off road," papar pihak Len.

Dari pantauan detikcom, motor listrik taktis PT Len tak jauh berbeda dengan motor taktis pada umumnya. Bentuknya ramping dan cukup tinggi, persis seperti motor yang banyak digunakan Babinsa pada umumnya.

Dari dua tipe tersebut, tipe S bentuknya sedikit lebih kecil. Sementara tipe R lebih besar dengan ban yang disesuaikan untuk kebutuhan off road.

Baca di halaman berikutnya untuk mengetahui motor listrik milik Pindad.

Lihat juga Video: Motor Listrik M1-S, Ngecas 3 Jam Bisa Tempuh Jarak 150 Kilometer

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT