Kemenperin Beberkan Data Kinerja Industri RI Moncer, Ini Rinciannya

ADVERTISEMENT

Kemenperin Beberkan Data Kinerja Industri RI Moncer, Ini Rinciannya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 30 Des 2022 17:50 WIB
Ilustrasi Wanita Bekerja di Pabrik
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/agnormark
Jakarta -

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memaparkan nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2022, yaitu 50,90. Ini mengindikasikan industri manufaktur dalam fase ekspansi.

Adapun penilaian ini adalah untuk memetakan industri mana yang ekspansi, dan mana yang terkontraksi.

"IKI pada bulan Desember 200 angkanya 50,90 atau meningkat 0,01 dibanding bulan November yang 50,89," kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif di Gedung Kemenperin, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2022).

Berdasarkan IKI Desember, 11 subsektor mengalami ekspansi. Kontribusinya terhadap PDB mencapai 74,9% pada triwulan III-2022. Sementara sektor yang kontraksi adalah 12 subsektor.

"Dari nilai IKI tersebut, 11 subsektor ekspansi. 12 subsektor mengalami kontraksi," jelasnya.

Sebagai informasi, apabila indeks IKI berada di atas 50 poin meskipun cuma 0,1 lebih besar dari 50 poin artinya sektor industri mengalami ekspansi. Bila di bawah itu artinya sektor industri mengalami kontraksi atau penurunan kinerja. Bila nilainya 50 maka artinya stabil.

Secara umum perusahaan industri menjawab kondisi kegiatan usahanya pada bulan Desember stabil dibanding dengan bulan November. Peningkatan nilai IKI di bulan Desember bersumber dari perubahan IKI persediaan produk yang pada bulan November mengalami kontraksi 47,23 menjadi ekspansi 54,27.

Kemenperin mencatat 42,6% industri menilai kegiatan usaha mereka pada Desember 2022 stabil dibandingkan November 2022. Sementara yang menjawab meningkat adalah sebesar 29,5%.

Sementara itu, pandangan pelaku usaha terhadap kondisi usaha industri enam bulan ke depan cenderung positif. 60,5% menjawab optimis sementara 24,3% menjawab stabil dan 15,3% menjawab pesimis.

"Secara umum, pada Desember 2022 pelaku usaha memandang kondisi usaha selama 6 bulan ke depan lebih optimis dibandingkan dengan bulan sebelumnya," tulis data Kemenperin.



Simak Video "Pemerintah Masih Godok Subsidi Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT