Heboh Isu Tesla Mau Bangun Pabrik di RI, tapi Pemerintah Ngaku Belum Tahu

ADVERTISEMENT

Heboh Isu Tesla Mau Bangun Pabrik di RI, tapi Pemerintah Ngaku Belum Tahu

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 13 Jan 2023 06:20 WIB
Charger mobil listrik Tesla
Foto: Getty Images
Jakarta -

Rencana Elon Musk investasi di Indonesia melalui Tesla Inc masih abu-abu. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu konon mau membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi mengatakan sampai saat ini belum ada kesepakatan Tesla bangun pabrik kendaraan listrik di Indonesia.

"Sampai saat ini saya tidak mendengar ada kesepakatan dimaksud (Tesla bangun pabrik kendaraan listrik di Indonesia)," kata Jodi Mahardi, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (12/1/2023).

Sebelumnya dalam laporan Bloomberg, berdasarkan sumber yang tidak disebutkan namanya menyebut Tesla telah mendekati kesepakatan awal dalam membangun pabrik di Indonesia. Fasilitas produksi itu dilaporkan akan berkapasitas 1 juta unit mobil listrik per tahun.

Sang CEO, Elon Musk langsung menanggapi kabar tersebut. Dia meminta hati-hati dengan artikel yang menyebut sumber tanpa nama tentang rencana Tesla bangun pabrik di Indonesia, karena sering kali informasinya salah.

"Harap berhati-hati dalam menulis artikel yang mengutip 'sumber tanpa nama', karena sering salah," cuit Elon Musk di Twitter-nya.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir pemerintah terus mendekati Tesla agar segera merealisasikan investasi di Indonesia. Mulai dari rombongan Luhut yang bertemu Elon Musk di pabrik Tesla dan dilanjutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), hingga kunjungan tim Tesla ke Indonesia.

Tentu banyak yang menantikan apakah Tesla jadi investasi di Indonesia atau tidak. Luhut pernah bilang tidak bisa menyampaikan perkembangan investasi Tesla di Indonesia lebih jauh karena sudah menandatangani perjanjian kerahasiaan atau non-disclosure agreement (NDA).

"Kamu dengar saja beritanya waktu G20, kami sudah tanda tangan NDA saya tidak bisa men-disclose apa yang sedang berkembang," kata Luhut ditemui setelah acara gerakan #DemiIndonesia detikcom, di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu (29/10/2022).

Meski begitu, Luhut memastikan bahwa investasi Tesla ke Indonesia memiliki hasil positif. "Kalau nggak positif ngapain saya ngomong-ngomong," tuturnya.



Simak Video "Elon Musk Ganti Nama Twitter Jadi 'Mr. Tweet'"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT