Daihatsu Bangun Pabrik Rp 2,9 T, Kemenperin Pesan Karyawan Lokal Ditambah

ADVERTISEMENT

Daihatsu Bangun Pabrik Rp 2,9 T, Kemenperin Pesan Karyawan Lokal Ditambah

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 02 Feb 2023 23:15 WIB
Daihatsu bangun pabrik baru di Karawang.
Peresmian pembangunan pabrik Rp 2,9 triliun milik Daihatsu di Karawang/Foto: Septian Farhan Nurhuda / detik.com
Jakarta -

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menambah investasi dalam bentuk pabrik baru senilai Rp 2,9 triliun. Pabrik ini nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 140 ribu unit per tahunnya.

Pabrik baru tersebut mengadopsi konsep Evolution, Simple, Slim, Compact (E-SSC). Pabrik ini juga memenuhi berbagai aspek aktivitas produksi seperti teknologi yang modern, lingkungan dan tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan, kualitas dan tingkat pengiriman yang lebih cepat, serta ramah lingkungan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Widodo mengatakan, pemerintah mengapresiasi langkah yang dilakukan ADM atas pengembangan industri dengan memperluas kapasitas produksinya. Hal ini menunjukkan insentif pemerintah, khususnya untuk industri otomotif, bekerja dengan baik.

"Kami sebagai pemerintah sangat mengapresiasi Daihatsu yang terus berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan basis ekspor di luar Jepang," ujar Doddy, dalam acara groundbreaking pembangunan pabrik PT ADM Karawang Assembly Plant, Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Perindustrian Kamis (2/2/2023).

Lebih lanjut Doddy menyampaikan, ADM memiliki kontribusi besar bagi pertumbuhan industri otomotif di Tanah Air. Pada tahun 2022, perusahaan tersebut mampu mengekspor 473 ribu unit kendaraan. Jumlah tersebut setara hampir 30% total ekspor otomotif yang berbasis di Indonesia. ekspor ini menyebar ke 80 negara di dunia.

"Ini prestasi yang sangat luar biasa. Yang lebih hebat lagi, Daihatsu sudah merekrut 13 ribu tenaga kerja, serta melibatkan lebih dari 800 ribu tenaga kerja dari perusahaan pemasok tier 1 dan 2. Dengan penambahan investasi ini, diharapkan terus meningkatkan jumlah tenaga kerjanya, terutama tenaga kerja lokal," ucapnya.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT