Follow detikFinance
Selasa 07 Nov 2017, 14:44 WIB

Begini Progres Tol Bocimi yang Sempat Mangkrak

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Begini Progres Tol Bocimi yang Sempat Mangkrak Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Sebagian dari seksi 1 dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) rencananya bakal dioperasikan bulan Desember ini. Seksi tersebut adalah yang menyambungkan Ciawi dan Caringin sepanjang 7,3 km.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang diterima detikFinance, Selasa (7/11/2017), tol yang dimulai kembali pengerjaanya pada Juni 2015 lalu ini progres 56,06% secara keseluruhan 15,35 km untuk seksi 1. Progres tersebut sejatinya lebih lambat dari rencana target yang seharusnya 72,9%. Sementara untuk pengadaan lahan sudah mencapai 95,57%.

Adapun secara keseluruhan tol Bocimi memiliki panjang 54 km. Tol ini terbagi atas 4 seksi, yakni seksi I sepanjang 15,35 km dari Ciawi - Cigombong, seksi II dari Cigombong - Cibadak sepanjang 11,9 km, seksi III dari Cibadak - Sukabumi Barat sepanjang 13,7 km dan seksi IV dari Sukabumi Barat ke Sukabumi Timur 13,05 km.

Pada tahap awal, ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan segera dioperasikan adalah seksi I dari Ciawi menuju Cigombong, segmen Ciawi-Caringin sepanjang 7,3 km pada bulan Desember 2017 mendatang. Sedangkan sisanya dari Caringin ke Cigombong bakal dioperasikan Maret 2018.

Sementara seksi II dijadwalkan beroperasi pada Mei 2019 dan sisanya pada Oktober 2019.

Jalan tol ini nantinya akan menghubungkan Jalan Tol Jagorawi dan Sukabumi-Ciranjang. Trase jalan tol berada pada daerah berbukit dengan elevasi 400-600 m di atas permukaan air laut.

Sebagai informasi, Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) awal tol ini ditandatangani pada tahun 2007 oleh Konsorsium Bukaka Teknik Utama. Konsorsium saat itu terdiri dari PT Bukaka Teknik Utama sebesar 35%, PT Graha Multitama Sejahtera 32,5% dan PT Karya Perkasa Insani 32,5%.


Pada tahun 2011, terjadi perubahan struktur pemegang saham. Grup Bakrie menjadi pemegang saham pengendali atas PT Trans Jabar Tol. Komposisi pemegang saham kala itu adalah Bakrie Toll Road 60%, PT Marga Sarana Jabar 25% dan PT Bukaka Teknik Utama 15%.

Kemudian tahun 2014, Grup MNC mengakuisisi PT Bakrie Toll Road yang merupakan anak usaha Grup Bakrie yang menguasai 5 ruas jalan tol termasuk Bocimi. Bakrie Toll Road pun berganti nama menjadi MNC Toll Road. Sejak saat itu, penguasaan tol Bocimi secara resmi berpindah tangan dari Grup Bakrie ke Grup MNC. Tapi hingga periode itu tol pun masih mangkrak.

Baru pada tahun 2015, PT Waskita melalui anak usahanya Waskita Toll Road secara bertahap mengambil alih kepemilikan jalan tol-jalan tol yang dikuasai MNC Toll Road. Pada Februari 2015, proyek pun dikebut hingga saat ini. Saat ini diketahui kepemilikan saham Waskita di PT Trans Jabar Tol, operator pemilik konsesi tol Bocimi telah mencapai 99,99%. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Koperasi Karyawan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebesar 0,01%.

(eds/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed