Proyek Tol Bawen-Yogya Dijamin Minim Bebaskan Lahan Warga

Proyek Tol Bawen-Yogya Dijamin Minim Bebaskan Lahan Warga

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 14 Des 2017 14:00 WIB
Proyek Tol Bawen-Yogya Dijamin Minim Bebaskan Lahan Warga
Foto: Dok Kementerian PUPR
Jakarta - Kajian studi kelayakan yang dilakukan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengenai trase tol Bawen-Yogyakarta telah rampung. Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana KPPIP, Wahyu Utomo, mengatakan jalur tol Bawen-Yogyakarta akan menggunakan seminimal mungkin lahan masyarakat.

Wahyu bilang, hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X.

"Beliau (Sultan) mintanya tolong jangan sampai terlalu banyak tanah masyarakat yang dibebaskan. Misalnya dibangunnya jadi elevated (melayang) dan ada saluran irigasi dekat-dekat situ supaya tidak ada pembebasan lahan lagi," katanya saat ditemui di acara Seminar Nasional di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rute atau trase Tol Bawen-Yogyakarta juga akan mengakomodir pembangunan tol yang melewati jalur dekat selokan Mataram ketika akan masuk ke Yogyakarta.


"Itu juga arahan gubernur yang kita akomodir. Karena masuk akal juga, kalau kita ingin cepat tapi nanti masalah dengan masyarakat banyak, itu harus kita hindari. Karena BPN (Badan Pertanahan Nasional) juga minta jangan sampai pembebasan lahan banyak yang lahannya konflik. Jadi intinya Beliau (Sultan) minta meminimalisir pembebasan tanah yang miliknya masyarakat," ujarnya.

Hasil kajian studi kelayakan sendiri segera dibawa ke Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan restu mengenai penetapan lokasi proyek.

"Nanti Senin (18/12/2017) kita akan sampaikan ke Gubernur Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mendapatkan persetujuan, supaya beliau juga mulai proses untuk pengadaan tanahnya," tandasnya. (eds/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads