Follow detikFinance
Selasa, 09 Jan 2018 09:10 WIB

Naik LRT, Cibubur ke Dukuh Atas Hanya 30 Menit

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - LRT rute Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) tahap pertama akan beroperasi pada Mei-Juni 2019 mendatang. Pengoperasian LRT Jabodebek diharapkan dapat memangkas waktu tempuh masyarakat dari pinggir kota ke pusat kota Jakarta.

Saat beroperasi nanti, waktu tempuh LRT Jabodebek tahap pertama dari wilayah Cibubur hingga ke Dukuh Atas sepanjang 43 kilometer (km) diperkirakan sekitar 30 menit. Waktu operasi MRT Jakarta sendiri diperkirakan mulai pagi hingga malam hari.

"Dari Cibubur sampai Dukuh Atas hanya tiga puluh menit," kata Direktur Utama PT Adhi Karya, Budi Harto kepada detikFinance, di Kantor Pusat Adhi Karya, Jakarta, pekan lalu.


Nantinya, kereta akan berangkat setiap lima hingga enam menit sekali, dengan berhenti di setiap stasiun sekitar satu hingga dua menit. Dengan begitu, masyarakat tak perlu lama untuk menunggu datangnya rangkaian kereta ringan ini di setiap stasiun nantinya.

"(Keberangkatan) Sekitar lima hingga enam menit. Berhentinya (di setiap stasiun) paling 1-2 menit lah," kata Budi.

Budi menjelaskan, dalam sekali perjalanan kereta ringan ini bisa mengangkut hingga 720 penumpang. Setiap rangkaian kereta nanti akan terdiri dari tiga hingga enam gerbong penumpang.


"Sekali jalan kan sekitar 720 penumpang, dengan satu train set tiga sampai enam gerbong," katanya.

Sementara untuk tarifnya, Budi mengatakan nantinya pihak PT KAI (Persero) yang menentukan. Namun menurutnya tarif untuk menggunakan kereta ringan ini nanti berada di harga Rp 12 ribu dengan sistem pembayaran menggunakan kartu. Tarif tersebut sudah termasuk subsidi dari pemerintah.

Diharapkan, dengan beroperasinya moda transportasi massal yang baru ini, masyarakat bisa mulai beralih menggunakan transportasi umum. Dengan begitu, LRT Jabodebek bisa mengurai kepadatan lalu-lintas yang ada di kota-kota besar.

"Harapan kami LRT ini bisa selesai tepat waktu, kemudian bermanfaat. Bermanfaat dalam arti penumpang nyaman, murah, cepat, bisa mengurangi kepadatan lalu-intas juga. Bisa beralih ke transportasi umum. Saya kira nanti 2019 ini titik awal migrasinya masyarakat ke transportasi umum. Nanti ada LRT, ada juga MRT," pungkasnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed