Follow detikFinance
Rabu 17 Jan 2018, 20:44 WIB

Sandi: Proyek Kereta Cepat Masih Terkendala Lahan

Indra Komara - detikFinance
Sandi: Proyek Kereta Cepat Masih Terkendala Lahan Foto: Wagub DKI Sandiaga Uno (Fida-detikcom)
Jakarta - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) masih terkendala pembebasan lahan. Hingga saat ini, Pemprov DKI masih mencari solusi untuk merelokasi warga di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

"Saya mendapat paparan dari Direktur Utama KCIC Bapak Hanggoro dan di lahan yang dimiliki Angkatan Udara (Lanud Halim Perdanakusuma) ada warga yang menempati dan sampai sekarang masih kordinasi bagaimana bisa dicarikan solusinya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Sandi berharap, apabila proyek kereta cepat ini rampung, bisa menambah mobilitas masyarakat sekaligus menambah lapangan pekerjaan. Dia menilai kawasan Jakarta Timur menjadi salah satu wilayah yang memiliki tingkat pengangguran tinggi.

"Kita harapkan dengan kereta Cepat Api Indonesia Cina ini bisa mempercepat efisiensi mobilitas manusia dan tentunya tahun 2019-2020 kita harapkan bisa menambah 5000 sampai 7000 lapangan kerja di Jakarta Timur, karena di Jakarta Timur tingkat pengangguran sangat tinggi," jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI akan menertibkan 300 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Cipinang Melayu dan landasan udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengatakan warga di pemukiman tersebut ada 4 RW yang ditertibkan dengan pemberian ganti rugi di kelurahan Cipinang Melayu.

"Yang dibebaskan itu di kelurahan Cipinang Melayu, satunya di Halim, ada dua kelurahan. Yang kalau di Halim itu menggunakan tanah milik Halim, yang dikuasai masyarakat," ujar Bambang di Balai Kota, Selasa (26/9) lalu. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed