Follow detikFinance
Selasa, 20 Feb 2018 21:22 WIB

Konstruksi LRT Jabodebek Tetap Jalan, Tapi Non Layang

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Pemerintah menghentikan sementara konstruksi layang proyek infrastruktur yang sedang berjalan saat ini. Langkah ini menyusul maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, salah satunya kepala tiang pancang tol Becakayu roboh yang terjadi Selasa pagi (20/2/2018).

Salah satu contoh proyek infrastruktur yang sedang berjalan dan terkena dampak kebijaan ini adalah LRT Jabodebek.

Kontraktor proyek LRT Jabodebek adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk, salah satu BUMN konstruksi. Menurut Direktur Operasi Adhi Karya, Pundjung Setya Brata, pekerjaan yang dihentikan hanya terkait kegiatan konstruksi layang.


"Tidak semua proyek. Hanya untuk pekerjaan elevated dengan beban berat (yang diberhentikan sementara)," kata Pundjung kepada detikFinance, Selasa (20/2/2018).

"Pekerjaan elevated seperti erection u-shape, balance cantilever dan sejenisnya," lanjut Pundjung.


Sementara itu, untuk kegiatan konstruksi lain non layang tetap berjalan.

"Untuk pekerjaan yang non elevated maka tetap kami kerjakan, pekerjaan fondasi, pekerjaan pile cap, pekerjaan kolom rendah," terang Pundjung.


Dia menambahkan konstruksi layang secara bertahap kembali berjalan setelah dievaluasi Komite Keselamatan Konstruksi (KKK).

"Dilanjutkan lagi itu bertahap setelah adanya review dan approval dari Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) yang kita harapkan dapat dilakukan segera," kata Pundjung. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed