Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 24 Feb 2018 17:48 WIB

Proyek Layang Disetop Sementara, LRT Jakarta Diperkirakan Molor

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Dok PT Jakarta Propertindo Foto: Dok PT Jakarta Propertindo
Jakarta - Saat ini pemerintah sedang gencar membangun beberapa infrastruktur, salah satunya Light Rapid Transit (LRT) Jakarta. Namun pembangunan tersebut diprediksi molor dari target.

Ketua Masyarakat Konstruksi Indonesia Harun Alrasyid Lubis menilai keputusan pemerintah untuk melakukan moratorium proyek struktur elevated alias layang dapat memberikan beberapa dampak. Salah satunya molornya waktu pengerjaan proyek.


Kemudian, dari molornya waktu tersebut akan timbul dampak yang lain seperti penambahan biaya tak terduga. Hal tersebut dinilai semata-mata untuk mempercepat penyelesaian LRT untuk menunjang Asean Games.

"Saya pikir semuanya akan berentet seperti domain efek dari sisi waktu molor ya biaya terduga akan muncul lalu target kita memang mau jadi tuan rumah (Asian Games) suatu yang bergengsi jadi Agustus semua harus ready," katanya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (23/2/2018).


Lebih lanjut, ia meminta agar pemerintah mempertimbangkan kembali proyek yang sedang dikerjakan tersebut, apakah hanya bisa digunakan untuk menunjang Asean Games atau tidak. Diharapkan, proyek LRT Jakarta bisa terus beroperasi setelah pesta olahraga tersebut.

"Saya tidak menganjurkan untuk tidak diselesaikan apapun harus diselesaikan. Tapi walaupun tidak ada pesta olahraga ini kita perlu bertanya setelah ini perlu diapain?" ungkapnya.

Seperti diketahui, pembangunan LRT untuk gelaran Asean Games ditargetkan selesai pada Juni 2018. Kemudian pada Agustus 2018 sudah dapat dioperasikan. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed