Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 27 Feb 2018 13:53 WIB

Pemprov Jabar Tawarkan 9% Saham di Bandara Kertajati

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) membuka investasi untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. Pemprov akan menawarkan porsi investasi sebesar 9%.

Porsi investasi di Bandara Kertajati sudah ditentukan, dan nantinya akan menjadi kepemilkan saham. Pembagiannya terdiri dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan inbreng lahan sebesar 60%, AP II sebesar 20%, Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) 18% dan 2% sisanya koperasi PNS Jabar dan Jasa Sarana.


"60% itu melalui BUMD, minimalkan 51%. Nah kita membuka peluang dari 60% itu turun jadi 51%. Jadi masih ada 9% yang kosong. Siapa saja boleh," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Untuk RDPT, Pemprov akan menerbitkan 18% dari total nilai pembiayaan Rp 2,5 triliun. Jika dihitung maka nilai RDPT yang akan diterbitkan tahun ini hampir mencapai Rp 500 miliar.


Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan beberapa pihak yang tertarik untuk masuk dalam RDPT tersebut antara lain Dana Reksa, Angkasa Pura II, serta perusahaan asing asal Hongkong yang bergerak di bidang asuransi. Luhut memberi sinyal perusahaan asing tersebut ialah AIA Financial. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com