Follow detikFinance
Rabu, 14 Mar 2018 19:22 WIB

Luhut Cari Cara Biaya Kereta Kencang JKT-SBY Tak Tambah Utang

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pemerintah sedang mencari cara agar proyek kereta kencang Jakarta (JKT)-Surabaya (SBY) tak sepenuhnya memakai anggaran negara, sehingga APBN tak terbebani. Hal tersebut telah dibicarakan dengan pihak Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

Selama ini JBIC berminat membiayai proyek kereta kencang JKT-SBY.


"Pendanaan. Jadi kami ingin Jakarta-Surabaya itu pendanaannya itu jangan lagi penuh kepada pemerintah sehingga utang pemerintah tidak naik kita lagi cari format-formatnya," kata Luhut di kantornya, Kementerian Koordinator Kemaritiman, Rabu (14/3/2018).

"Kita ingin mitigas supaya jangan jadi utang kita bertambah. Kita cari lagi modelnya, jadi kalau ini bisa akan ada banyak sekali membantu kita," sambung Luhut.


Menurut Luhut, ada kemajuan soal pembiayaan kereta kencang JKT-SBY dengan pihak JBIC, namun dia enggan menjelaskan karena perlu dibahas lagi dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Luhut menambahkan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah selesai mengkaji proyek kereta kencang JKT-SBY, cuma belum dilaporkan.

"Belum (laporannya). Sudah selesai tapi mereka belum paparan," kata Luhut. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed