Follow detikFinance
Jumat, 16 Mar 2018 17:57 WIB

Basuki Ancam Putus Kontrak Kontraktor Jalan Trans Papua

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Merauke - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono geram, jalan Trans Papua rute Merauke-Boven Digoel yang dilaluinya banyak yang rusak. Jalan rusak tersebut banyak yang tidak layak untuk dilalui dan dirasa lambat penanganannya.

Dia meminta agar para kepala balai memacu para kontraktor yang menangani proyek jalan tersebut agar bisa bekerja lebih cepat. Sebab dia melihat belum ada alat-alat berat untuk memperbaiki jalan tersebut, padahal kontrak sudah diteken. Basuki bahkan mengancam akan menutus kontraktor yang bekerja jika pada akhir April belum ada juga alat berat yang bekerja

"Saya sampaikan ke Pak Kepala Balai, saya mohon dengan sangat, pada akhir April nanti harus sudah full speed kalau tidak kana saya putus. Ini kan kontraknya sudah dari 9 Februari saya lihat belum optimal alatnya masih sedikit," katanya di Papua, Jumat (16/3/2018).



Basuki menjelaskan total nilai proyek jalan Trans Papua Merauke-Boven Digoel mencapai Rp 321 miliar yang terdiri dari 5 paket. Sebanyak 2 paket sudah ditandatangani, sementara sisanya dilelang ulang karena bermasalah.

"Nanti kami akan kirim tim untuk bantu, spesial tim task force untuk Merauke ke Boven Digoel," katanya.

Seperti diketahui, sejumlah titik Jalan Trans Papua yang baru saja dijajal Menteri PUPR Basuki Hadimuljono banyak yang rusak. Kondisinya masih berupa tanah merah, sehingga tidak bisa sembarang mobil bisa melalui.

Sepanjang 58 km jalan diketahui mengalami rusak padahal kontrak penangannnya sudah lama ditandatangani. Dengan kondisi jalan yang rusak itu, waktu perjalanan antara Merauke-Boven Digoel pun menjadi 8 jam dari yang harusnya bisa 6 jam.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed