Follow detikFinance
Rabu, 21 Mar 2018 22:30 WIB

Pemerintah Berencana Perpanjang Konsesi Jalan Tol

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini rata-rata masa konsesi tol berkisar 35-40 tahun. Nantinya, pemerintah berencana memperpanjang masa konsesi, kemungkinan hingga 50 tahun.

"Kami diperintahkan Presiden mendengarkan keluhan soal itu (mahalnya tarif tol). BPJT dan Jasa Marga sedang melihat bagaimana menurunkan harga," kata Basuki ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Basuki menjelaskan saat ini tarif tol yang ada berkisar Rp 900 hingga Rp 1.300/kilometer (km). Basuki berharap dengan adanya perpanjangan masa konsesi ini, maka tarif tol bisa ditekan hingga di bawah Rp 1.000.


Dengan adanya perpanjangan konsesi tol, Basuki berharap tarif tol bisa turun menjadi di bawah Rp 1.000/km.

"Perpanjangan (masa konsesi tol) bisa 5 sampai 10 tahun. Mesti (finalisasi kebijakan) tahun ini,"ucap Basuki.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan saat masa konsesi tol diperpanjang, otomatis BUJT akan memperoleh pendapatan yang lebih banyak.

"Kalau tarifnya diturunkan ya masa konsesi nambah, jadi mereka tidak terlalu terburu-buru mengejar pengembalian investasi," tutur Herry.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed