Bandara Kertajati menjadi salah satu fokus perhatian Budi Karya. Lantaran, bandara ini akan digunakan untuk penerbangan mudik tahun ini. Bukan hanya itu, bandara ini bakal digunakan untuk penerbangan jamaah haji.
Oleh karena itu, Budi Karya langsung turun ke lapangan untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu. Lantas, bagaimana perkembangannya? Berikut berita yang dirangkum detikFinance.
Toilet Pertama Dicek Menhub
|
Toilet di Bandara Kertajati. Foto: Achmad Dwi Afriyadi
|
Sampai di lokasi, Budi Karya disambut oleh beberapa pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pegawai proyek. Lalu, Budi mengenakan helm pengaman dan rompi.
Tak lama, Budi Karya masuk ke dalam terminal. Di terminal kedatangan, Budi Karya langsung menjajal toilet Bandara Kertajati. Menurutnya, toilet bandara ini sudah bagus.
"Bagus, airnya enggak bau. Kualitas lumayan," kata dia di Bandara Kertajati, Rabu (4/4/2018).
Budi Karya Ingin Jokowi Resmikan Bandara Kertajati
|
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Kertajati. Foto: Achmad Dwi Afriyadi
|
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan bandara diharapkan rampung pada awal pekan Mei 2018. Setelah rampung, pada pekan ketiga Mei akan dilakukan peresmian pendahuluan atau soft launching.
Budi Karya mengatakan, dirinya akan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan bandara tersebut sehingga bisa dipakai untuk mudik.
"Kami sepakat menetapkan target, bangunan ini akan selesai di awal Mei. Kita akan soft opening minggu ketiga Mei dan kita upayakan mudik Lebaran sudah grand opening. Kita akan undang Pak Presiden untuk dilakukan grand opening," kata dia.
Dia mengatakan, bandara ini akan menjadi kebanggaan khususnya bagi warga Jawa Barat. Sebab, pembangunan bandara ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta.
"Karena ada beberapa nilai yang bisa banggakan, dari segi pendanaan, kecepatan, dan solusi mudik Lebaran," sambungnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Perhubungan pembangunan dari sisi darat mencakup terminal, garbarata, dan lain-lain sudah mencapai 91,07%. Sementara, untuk sisi udara meliputi runway dan apron sudah 100%.
Layani Mudik ke 5 Kota
|
Bandara Kertajati. Foto: Achmad Dwi Afriyadi
|
Budi Karya Sumadi menuturkan, adapun 5 kota itu antara lain, Medan, Surabaya, Bali, Makassar, dan Kalimantan. Dia bilang, opsi untuk Kalimantan ialah Samarinda atau Balikpapan.
"Kita rencanakan akan ke lima kota Medan, Surabaya, Bali, Makasa, Kalimantan pilihannya antara Samarinda atau Balikpapan," kata dia.
Memang, pihaknya belum bisa memastikan maskapai yang melayani penerbangan mudik itu. Budi Karya mengatakan, operator bandara akan melakukan penawaran ke maskapai.
"Nanti Angkasa Pura II dan BIJB akan tawarkan airlines. Saya yakin mereka bersedia. Jadi orang dari Medan pulang Cirebon dia langsung," jelasnya.
Tak hanya itu, dia mengatakan, Bandara Kertajati juga akan melayani penerbangan untuk haji. "Kita juga rencanakan haji minimal dua kabupaten Majalengka dan Sumedang," tambahnya.
Bagaimana Nasib Bandara Husein Sastranegara?
|
Bandara Husein Sastranegara. Foto: Baban Gandapurnama
|
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandara Kertajati akan menjadi pelengkap. Dia bilang, Bandara Husein Sastranegara akan tetap beroperasi seperti biasa.
"Saling melengkapi. Jadi kita mengambil komparasi di London itu bandaranya 5, penduduk London berapa mungkin 10 juta, Jawa Barat 40 juta," kata dia.
Dia mengatakan, dengan adanya Bandara Kertajati maka orang-orang di sekitar Cirebon tak perlu ke Husein Sastranegara. Sementara, orang-orang di sekitar Bandung tetap bisa memanfaatkan Husein Sastranegara.
"Kerja sama saja, di sana ada tetap penerbangan, orang Bandung tetap di sana (Husein Sastranegara). Orang Cirebon enggak usah ke Bandung di sini (Kertajati)," tutupnya.
Halaman 2 dari 5











































