Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan uji coba pertama dilaksanakan pada rangkaian kereta yang telah sampai terlebih dahulu.
Selanjutnya, setiap rangkaian yang terdiri dari enam gerbong akan diuji satu per satu hingga bulan Februari 2019. Berbeda dengan uji coba pertama, rangkaian selanjutnya hanya akan diuji selama satu minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia memaparkan uji coba tersebut akan dilaksanakan secara detail berdasarkan aspek keselamatan hingga sinyal kereta. Dengan begitu, rangkaian kereta tersebut bisa melakukan trial run atau uji coba yang dilakukan dari Kementerian Perhubungan.
"Iya kan harus semua karena jenis kereta beda-beda. Harus dipastikan dari sisi keselamatan, dicek detailnya itu dicek listrik, sistemnya, signalnya gimana. Kemudian Desember kereta pertama trial run," sambungnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan melakukan tiga tahapan tes pada rangkaian kereta MRT tersebut. Uji coba itu yakni, tes statis, dinamis dan rel.
(ara/ara)











































