Follow detikFinance
Jumat, 20 Apr 2018 17:10 WIB

Pembenahan Terminal Kargo Bandara Haluoleo Libatkan Swasta

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Dirjen Udara Kemenhub Agus Santoso/Foto: Dok. Kemenhub Dirjen Udara Kemenhub Agus Santoso/Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta - Terminal kargo Bandara Haluoleo Sulawesi Tenggara dibenahi. Pembenahan terminal kargo itu melibatkan pihak swasta.

"Ini adalah salah satu bentuk pembenahan yang baik yang dilakukan oleh pengelola bandara setempat. Dengan kerja sama pemerintah dan swasta anggaran APBN untuk bandara ini bisa dihemat," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/4/2018).

Dengan adanya kerja sama tersebut Agus mengatakan pemerintah bisa menerima Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang lebih besar. Selain itu model kerja sama juga bisa menjadi contoh bagi pengembangan bandara lain yang kini dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandara Udara.

"Pembenahan dan pengembangan Bandara UPBU ini juga sesuai dengan program Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Terutama cita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Serta cita ketujuh yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik," imbuhnya.


Teknis kerja sama yang dijelaskan oleh Kepala Bandara Haluoleo, Rudi Richardo, adalah pembenahan terminal kargo dikerjakan oleh pihak swasta. Selanjutnya pihak swasta akan diberikan hak eksklusif dalam jangka waktu tertentu sebagai penyelenggara pelayanan terminal kargo.

"Prinsip kerjasamanya, pihak swasta yang akan membenahi terminal kargo tersebut sesuai dengan aturan dalam PKPN. Selanjutnya mereka akan diberi hak eksklusifitas dalam jangka waktu tertentu sebagai penyelenggara pelayanan terminal kargo sesuai dengan investasi yang mereka keluarkan," ujar Rudi.

Lebih lanjut dikatakan Rudi, dari hasil seleksi pihak swasta yang memiliki Sertifikat Operasi Jasa Terkait Bandar Udara Bidang Pelayanan Kargo & Pos dari Menteri Perhubungan, PT. Angkasa Pura Logistik terpilih untuk melanjutkan pembenahan dengan investasi Rp 3 miliar.


Pada 1 Januari 2018, PT Angkasa Pura Logistik yang telah menyelesaikan pembenahan selanjutnya menyerahkan hasil penataannya kepada pengelola bandara sebagai pemilik Bandara Haluoleo. Mulai saat itu pula PT Angkasa Pura Logistik ditunjuk menjadi Penyelenggaraan Pelayanan Terminal Kargo.

"Setelah pembenahan selesai dilakukan, terjadi peningkatan yang signifikan terkait kelancaran arus barang kargo di bandara ini. Jika semula total produksinya hanya sekitar 15 ribu kg kargo per hari, setelah dilakukan pembenahan meningkat menjadi sekitar 23 ribu kg kargo per hari," lanjut Rudi.

Dengan peningkatan kinerja terminal kargo itu dikatakan pula PNBP yang diterima pihak bandara mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2017 total PNBP yang diterima adalah Rp 300 juta, maka pada tahun 2018 ini pihaknya menargetkan peningkatan hingga menjadi Rp 1 miliar. (ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed