Follow detikFinance
Rabu, 16 Mei 2018 16:59 WIB

Mau Bangun LRT, Ratu Prabu Sudah Kantongi Izin?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Luthfy Syahban/Infografis Foto: Luthfy Syahban/Infografis
Jakarta - PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) mengaku sudah mendapatkan jaminan izin dari Kementerian Perhubungan untuk menggarap proyek light rail transit (LRT) Jabodetabek yang diinisiasi perusahaan.

Direktur Utama ARTI Burhanuddin Bur Maras menyampaikan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan. Perusahaan telah mendapatkan lampu hijau terkait perizinan. Ratu Prabu akan menerima izin setelah proses tender dengan kontraktor benar-benar selesai.

"Izinnya secara formal sudah diberikan Kementerian Perhubungan. Izinnya akan bapak menteri (Budi Karya Sumadi) keluarkan apabila kita sudah dapat kesepakatan dengan kontraktor" katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).

Dia melanjutkan, bersama kontraktor, kerja sama yang dijalin kemungkinan dengan membentuk joint venture atau perusahaan gabungan.

"Ratu Prabu Energi akan bentuk usaha baru yang tangani proyek ini. Bisa joint venture terdiri dari Ratu Prabu. Yang awasi teknisnya bisa Bechtel," ujarnya.



Bechtel ini adalah konsultan asal Amerika Serikat, yakni Bechtel Corporation. Ratu Prabu sebelumnya menggunakan Bechtel sebagai konsultan yang melakukan studi pembangunan LRT sepanjang 400 km tersebut.

Sebelumnya, dia memperkirakan butuh waktu kurang lebih 2 tahun untuk menyelesaikan LRT fase I ini. LRT fase I Ratu Prabu memiliki panjang 115 km bernilai investasi Rp 94 triliun.

"Fase pertama kita rencanakan pelaksanaan fisik 2 tahun. Mereka (kontraktor yang terpilih) harus gunakan peralatan tercanggih di dunia," jelasnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed