Follow detikFinance
Selasa, 22 Mei 2018 13:31 WIB

Berangkat Haji dari Bandara Kertajati Transit Dulu di Soetta

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Pemerintah sedang menyiapkan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat untuk bisa mengangkut penerbangan jamaah haji tahun ini. Namun, nantinya Bandara Kertajati baru bisa digunakan untuk embarkasi antara, di mana jamaah akan transit terlebih dahulu ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan format penerbangan haji ini telah dibahas dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Dia bilang, bahwa penerbangan haji dari Kertajati tak langsung menuju Arab Saudi, melainkan transit terlebih dahulu di Soetta.

"Dari imigrasi tentunya enggak ada masalah karena format yang akan dilakukan itu diperlukan sebagai embarkasi antara. Artinya penerbangan itu akan dilakukan dari Kertajati ke Soetta, dari Soetta baru ke Saudi. Jadi format nya hampir sama yang dilakukan di Lampung," kata Budi Karya usai rapat di kantor Luhut, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (22/5/2018).


Budi Karya juga mengatakan bahwa langkah ini diselaraskan dengan kemampuan teknis saat ini serta keselamatan penerbangan di bandara tersebut. Sebab, saat ini landas pacu atau runway dari Kertajati baru sekitar 2.500 meter (m) dan lebar 60 m.

Panjang landas pacu tersebut dinilai belum memungkinkan untuk melakukan penerbangan haji secara langsung. Dibutuhkan setidaknya minimal 3.000 m landas pacu untuk pesawat wide body yang dapat melayani penerbangan haji sekelas Boeing 777.

"Enggak ada masalah dengan runway, runway sudah 2.500 kalau Boeing 777 tidak bisa memang, tapi kita gunakan alternatif Airbus A330 atau yang lain. Pokok nya kita tidak akan melanggar ketentuan berkaitan dengan keselamatan," kata Budi Karya.


Nantinya, perjalanan dari Bandara Kertajati menuju Soetta diperkirakan bakal memakan waktu sekitar 45 menit. Budi Karya bilang, tahun ini pihak Angkasa Pura (AP) II bakal menambah panjang runway Kertajati hingga 3.000 m. Dengan begitu diharapkan tahun depan Kertajati bisa melayani penerbangan haji secara langsung.

"Ini kan kerjasama dengan AP II, bulan Juli runway akan ditambah menjadi 3.000. Jadi tahun depan sudah bisa Boeing 777 di sana. Paling 6 bulan selesai," katanya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Garniwa mengatakan pada musim haji tahun ini diperkirakan Kertajati dapat menampung hingga 2.500 jamaah haji atau sekitar 5 kloter.


"Alhamdulillah untuk musim haji yang rencananya dari Kertajati mulai ada titik temu. Jadi nanti perjalanan haji direncanakan lima kloter, sekitar 2.500. itu tiga sampai dengan lima kloter. Maksimum 2.500 jamaah, itu dari wilayah Majalengka dan mungkin Sumedang ya," tuturnya. (fdl/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed