Follow detikFinance
Rabu, 23 Mei 2018 11:10 WIB

Investasi LRT Jakarta Fase II Diproyeksi Mencapai Rp 9,8 T

Mochamad Zhacky - detikFinance
Foto: Muhammad Abdurrosyid Foto: Muhammad Abdurrosyid
Jakarta - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengatakan anggaran pembangunan light rapid transit (LRT) Jakarta fase II diproyeksi mencapai US$ 700 juta atau sekitar Rp 9,8 triliun (kurs Rp 14.000). Saat ini PT Jakpro masih menunggu para investor yang berminat untuk bekerja sama dengan badan usaha.

"Fase II nilainya sekitar US$ 600-700 juta. Spesifikasi sesuai dengan fase I. Itu nanti investor akan memberikan proposal di situ," kata Satya saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).



Satya meyakini banyak investor yang berminat untuk membangun LRT fase II ini. Sebab, LRT fase II akan terintegrasi dengan pusat niaga Pasar Tanah Abang.

"Kami optimistis investor akan tertarik, sehingga dalam waktu dekat sudah siap untuk melakukan lelang. Terlebih LRT Fase II sangat strategis sebagai moda transportasi massal menuju pusat perniagaan Tanah Abang," kata Satya.

Menurut Satya, LRT fase II ini ada perubahan jumlah stasiun. Sebelumnya direncanakan LRT fase II ini akan melewati 6 stasiun berubah menjadi 10 stasiun.

"Rute untuk fase II ini dari velodrome (di Rawamangun) sampai Tanah Abang. Referensinya melewati 10 stasiun," jelas Satya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed