Jasa Marga Dapat Utang Rp 3,3 T Garap Tol Baru ke Soetta

Jasa Marga Dapat Utang Rp 3,3 T Garap Tol Baru ke Soetta

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 20 Jul 2018 16:28 WIB
Jasa Marga Dapat Utang Rp 3,3 T Garap Tol Baru ke Soetta
Foto: Fadhly F Rachman
Jakarta - Jasa Marga melalui PT Marga Trans Nusantara (MTN) mendapatkan pinjaman dana talangan sindikasi dari empat bank dalam negeri sebesar Rp 3,3 triliun. Pinjaman tersebut untuk membiayai proyek ruas tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,19 kilometer (km) yang tengah dibangun.

Presiden Direktur PT Marga Trans Nusantara Truly Nawangsasi mengatakan pihaknya mendapakan pinjaman dari bank BUMN dan swasta dengan total senilai Rp 3,3 triliun untuk membiayai proyek tol baru menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tersebut.

Bank tersebut di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan Bank Riau Kepri. Jangka waktu pinjaman atau kredit sindikasi yang diberikan ini selama 15 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek tol Kunciran-Serpong di mana kami MTN selaku pemegang hak konsesi menerima fasilitas kredit sebesar Rp 3,3 triliun dari total investasi Rp 4,7 triliun," kata Truly dalam acara penandatanganan pinjaman di Jakarta, Jumat (20/7/2018).


Saksikan juga video 'Menhub: On Time Performace Bandara Soeta di Atas 77%':

[Gambas:Video 20detik]



Truly mengatakan ruas ini merupakan bagian dari proyek Tol Jakarta Outter Ring Road (JORR) II dengan total panjang 110 km.

Dia berharap dengan diberikannya pinjaman ini, maka pembangunan ruas tol ini dapat berjalan dengan lancar. Dengan begitu, ruas yang menghubungkan Kunciran hingga Serpong ini bisa menjadi salah satu pilihan atau alternatif masyarakat dalam menggunakan tol JORR.

"Pengoperasian JORR II secara keseluruhan sudah ditunggu-tunggu karena diharapkan JORR II jadi pemecah kemacetan di dalam Jakarta dan pinggiran Jakarta," jelasnya.

"Di mana pengguna jalan tol utamanya bisa pilih alternatif dari JORR I. Sehingga distribusi lebih merata dan jadi cost logistik lebih kompetitif sehingga produk barang lebih berdaya saing tinggi dan berdampak bagus untuk perekonomian," tambahnya.

Sementara itu, Senior Executive Vice President Large Corporate Bank Mandiri Dikdik Yustandi yang merupakan perwakilan dari pemberi kredit sindikasi mengatakan bahwa perbankan selalu siap untuk bisa memberikan bantuan, khususnya di sektor keuangan dalam pembangunan infrastruktur.

"Jadi ini kita komitmen kita ke infrastruktur. Tentunya kita nggak mungkin pembangunan infrastruktur ini ditanggung sendiri, jadi ini contoh baik sinergi yang sama suport untuk momentum pembangunan infrastruktur," ujarnya.

"Atas nama kreditur saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, kami dari sisi kreditur juga akan berikan suport dari sisi financing. Mudahan-mudahan ini berjalan dengan lancar sekali lagi terimakasih atas kepercayaannya," sambung dia.

Jasa Marga Dapat Utang Rp 3,3 T Garap Tol Baru ke Soetta
(fdl/eds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads