Follow detikFinance
Kamis, 16 Agu 2018 15:27 WIB

Kemenhub: LRT Palembang Pakai Teknologi Terkini

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Raja Adil Siregar Foto: Raja Adil Siregar
FOKUS BERITA LRT Palembang Mogok
Jakarta - Sarana transportasi massal light rail transit (LRT) Palembang di Sumatera Selatan tengah menjadi sorotan. LRT yang pertama kali beroperasi di Indonesia mengalami kendala di awal masa operasinya.

Meski demikian, LRT Palembang disebut mengadaptasi teknologi yang paling modern. Seluruh sarana, prasarana, dan pengoperasian terhubung ke dalam satu sistem.

"Jadi ini adalah teknologi terkini di mana antara sarana, prasarana, dan pengoperasian itu terintegrasi. Sistem itu sendiri sudah pada tahap sub komponennya setiap saat harus bekerja," kata Direktur Sarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Makjen Sinaga di markas detikcom, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).


Dengan demikian, jika ada satu sistem saat pengoperasian LRT Palembang yang tidak benar, maka kereta tidak akan jalan. Hal ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang.

"Jadi pada saat terjadi kesalahan di dalam sub sistem atau katakanlah datanya tidak masuk ke dalam sistem, itu otomatis berhenti beroperasi. Kenapa seperti itu? karena kita mengutamakan safety," ujar Makjen.

Berhentinya LRT Palembang, kata Makjen, umumnya terjadi saat masa uji coba. Masa uji coba ideal yang dibutuhkan untuk pengoperasian sarana kereta LRT sedikitnya dibutuhkan enam bulan. Namun, karena kebutuhan transportasi untuk Asian Games 2018, maka uji coba dipersingkat.

"Sebetulnya kalau di dalam commisioning, hal-hal seperti ini biasa terjadi. Sebetulnya LRT Palembang ini dalam kondisi standar, commisioning-nya kita butuh enam bulan," tutur Makjen.


Saksikan juga video ' Kereta LRT Palembang Mogok Lagi, Penumpang Panik ':

[Gambas:Video 20detik]

(ara/zlf)
FOKUS BERITA LRT Palembang Mogok
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed