Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 10 Sep 2018 17:58 WIB

Dolar AS Perkasa Lawan Rupiah, PSN akan Ditunda hingga 3 Tahun

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Menko Perekonomian Darmin Nasution/Foto: dok. detikcom Menko Perekonomian Darmin Nasution/Foto: dok. detikcom
Jakarta - Pemerintah akan menunda beberapa proyek strategi nasional (PSN) hingga tiga tahun. Langkah ini diambil untuk mengurangi impor bahan baku material seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution enggan memastikan proyek apa saja yang ditunda. Menurut Darmin proyek yang ditunda adalah yang belum disepakati pembiayaannya.


Jika masuk kategori itu maka PSN akan ditunda hingga 3 tahun.

"Ya nanti lah, tidak dipatok harus yang mana. Tapi intinya adalah PSN yang satu, belum financial close, tapi tetap kita review dia perlunya kapan, jangan sampai kelamaan nundanya nanti jadi masalah lagi," ungkap dia di Gedung Nusantara II, DPR, Jakarta, Senin (10/9/2018).

"Jadi kita tidak membatalkan, tapi menunda, ada yang mungkin ditunda 2 tahun atau tiga tahun," papar dia.


Darmin menambahkan akan menyampaikan daftar proyek tersebut setelah selesai dibahas.

"Nanti lah, pada saat sudah ada pasti kita jelaskan semuanya. Ini kan belum selesai pembahasannya," kata Darmin.

Senada, Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo juga mengatakan akan menyeleksi proyek-proyek yang dianggap perlu untuk ditunda maupun dibutuhkan.


Ia mencontohkan proyek Jakarta loop line atau kereta layang yang rencananya akan dibangun pada 2019 apakah benar-benar diperlukan segera di tengah pembangunan light rail transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT).

"Kita mau review lah (proyek-proyek), misalnya Jakarta ada juga minta loop line, tapi kan ada LRT, MRT, kita mau lihat itu semua," kata Wahyu. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed