Follow detikFinance
Jumat, 21 Sep 2018 08:58 WIB

Jokowi Gelontorkan Rp 5 T untuk 1.067 Km Jalan Perbatasan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Istimewa/Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Foto: Istimewa/Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR
Jakarta - Pembangunan jalan perbatasan terus digenjot dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga bersama dengan zeni TNI AD membangun jalan perbatasan yang tadinya hutan belantara hingga akhirnya tembus dan bisa dilalui.

Pembangunan jalan perbatasan menjadi salah satu agenda utama pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hal ini sesuai dengan visi nawacita yang membangun negara dari pinggiran.

Total panjang jalan perbatasan di Indonesia berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencapai 3.197,81 km. Jalan ini tersebar di tiga lokasi, yakni Kalimantan, Papua dan juga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam rentang tahun 2015-2018, sepanjang 1.067,53 km jalan perbatasan pun berhasil ditembus. Dibanding uang kasus korupsi senilai puluhan triliunan rupiah, jalan perbatasan yang panjangnya hingga 1.067 km berhasil dibangun hanya dengan anggaran Rp 5,08 triliun.

Dirjen Bina Marga Sugiyartanto mengatakan pembangunan jalan tersebut diharapkan membuka keterisolasian daerah perbatasan sehingga bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Sebelumnya, pembangunan jalan perbatasan hanya dilakukan secara parsial sehingga tak memberikan konektivitas yang penuh.

"Jalan perbatasan sebagian sebelum 2015 sudah ada. Di Merauke dan Jayapura ada, Kalimantan juga, NTT juga sebagian sudah ada. Meskipun kondisinya sudah ada tapi ada yang menghutan kembali. Sehingga kita sambungkan semua supaya konektivitasnya terjaga," katanya.

Berikut berita selengkapnya: (eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed