Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 05 Okt 2018 16:56 WIB

Tol Ngawi-Mantingan bakal Molor Beroperasi, Ini Sebabnya

Sugeng Harianto - detikFinance
Foto: Sugeng Harianto/detikcom Foto: Sugeng Harianto/detikcom
Ngawi - Proyek tol Ngawi-Solo seksi Ngawi-Mantingan bakal molor dari target pengoperasian. Ruas tol sepanjang 34,2 Km, yang dijadwalkan selesai September 2018, justru belum rampung hingga awal Oktober ini.

"Awalnya memang bulan September tapi karena belum selesai ada penambahan-penambahan untuk overpass sehingga harus diselesaikan dulu," terang Humas Paket 2A Tol Ngawi Mantingan PT. Waskita Karya, Husein kepada detikcom di kantornya Walikukun Ngawi Jumat (5/10/2018).

Saat ini untuk paket 2A ruas tol Ngawi-Mantingan sepanjang sekitar 23 Km masih dalam pengerjaan dua jalan overpass. Kedua overpass itu adalah overpass Desa Jenggrik 2 dan overoass Desa Kedungrejo 2 yang saat ini tinggal finising saja.

"Kalau ruas tol Ngawi-Mantingan masuk Jatim itu 34,2 Km yang masuk paket 2A hanya sekitar 23 Km, sisanya itu masuk pengerjaan paket 2B itu panjang 11,2 Km. Untuk wilayah saya paket 2A ada dua overpass yang belum selesai dan masih kita kerjakan finising," katanya.


Proyek tol Ngawi-MantinganProyek tol Ngawi-Mantingan Foto: Sugeng Harianto/detikcom

Husein menjelaskan molornya proyek ruas tol Ngawi-Mantingan juga karena adanya penambahan pembebasan bidang tanah tak terduga. Bidang tanah ini difungsikan untuk keperluan jalan overpass penghubung antar desa yang terbelah jalan tol.

Selain overpass, saat ini PT Waskita Karya seksi paket 2A juga masih mengerjakan rumah mesin pompa air. Mesin pompa ini akan difungsikan untuk menyedot air saat banjir di underpass Walikukun.

"Ini juga mengerjakan pembuatan rumah pompa di underpass Walikukun yang jakan ya memang rendah dekat sungai sehingga rawan banjir. Maka kita siapkan rumah mesin pompa air," ungkapnya.

Proyek tol Ngawi-MantinganProyek tol Ngawi-Mantingan Foto: Sugeng Harianto/detikcom

Sementara itu paket 2B ruas tol Ngawi-Mantingan sudah 95% rampung pengerjaan. Saat ini di paket 2B yang juga dikerjakan PT Waskita Karya hanya tinggal penyelesaian rest area di KM 575 Desa Watualang Kecamatan Kedunggalar.

"Untuk tempat saya sudah hampir selesai tinggal penyelesaian rest area dan rambu dan marka saja. Setelah selesai tinggal uji kelayakan," kata Humas Paket 2B Proyek Tol Ngawi Mantingan PT Waskita Karya, Soni, di kantornya Jalan Ahmad Yani Ngawi.

Dikatakan Soni dalam waktu dekat akan dilakukan uji kelayakan oleh Kementerian Perhubungan dan serta kementerian PUPR. Jika sudah mendapat sertifikat kelayakan ruas tol Ngawi-Mantingan segera dioperasikan.

Proyek tol Ngawi-MantinganProyek tol Ngawi-Mantingan Foto: Sugeng Harianto/detikcom

Pantauan detikcom di sepanjang ruas tol Ngawi Mantingan sepanjang 34,2 Km nampak aktivitas pekerja sedang menyelesaikan pembangunan. Nampak beberapa alat berat melakukan merapikan tanah di sekitar overpass.

Adapula pekerja yang memasang rambu dan marka jalan serta membersihkan ruas jalan dari tanah yang berserakan. Karena masih pengerjaan di ruas tol Ngawi-Sragen, pengendara di tol dari arah Madiun harus keluar Ngawi.

Proyek tol Ngawi-MantinganProyek tol Ngawi-Mantingan Foto: Sugeng Harianto/detikcom

Papan penunjuk arah menuju Solo dan Semarang di KM 579+400 dari arah ruas tol Wilangan dan Madiun nampak tertutup warna hitam dan jalur nampak ditutup dengan beton pembatas jalan.

Ruas tol Ngawi-Mantingan sepanjang 34,2 Km kata Soni, nerupakan bagian dari proyek tol Solo-Ngawi yang dimulai pengerjaan bulan September 2015. Dari jadwal perencanaan awal ruas tol Ngawi-Mantingan yang menyambungkan Sragen selesai dan dioperasikan bulan September.

Tol Ngawi-Sragen

Tak hanya ruas tol Ngawi-Mantingan Jawa Timur, molornya pengoperasian tol ternyata hingga Sragen Jawa Tengah. Ruas tol sepanjang 51 Km yang di kelola oleh PT. Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengembang, menurut rencana akan dilakukan uji kelayakan dalam waktu dekat.

"Kalau Ngawi sampai Mantingan memang 34,2 Km kalau hingga Sragen itu masih 51 Km yang segera kita lakukan uji kelayakan," terang Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno saat dihubungi detikcom, Jumat (5/10/2018).

Molornya pengoperasian ruas tol Ngawi-Sragen itu kata David karena proses pembebasan lahan tak terduga untuk overpass baru terealisasi pertengahan bulan September 2018 kemarin. Sehingga lanjut David saat ini masih penyelesaian overpass saja dan untuk ruas tol sudah selesai.

"Ruas tol segmen Sragen-Ngawi tanggal 10 Oktober ini tuntas, dan akan dilanjutkan dengan Uji Laik fungsi," tuturnya.

Diungkapkan David ruas tol Ngawi-Sragen sepanjang 51 Km itu merupakan bagian dari ruas jalan tol Ngawi Solo sepanjang 90,25 km. Jalan tol yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menghubungkan tol Ngawi-Wilangan hingga Surabaya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa menurut rencana awal PT. JSN menargetkan ruas tol Ngawi-Sragen akan selesai pengerjaan dan beroperasi bulan September 2018. Namun belum rampung hingga awal Oktober ini dan masih prngerjaan overpass dan rest area. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed