Follow detikFinance
Sabtu, 13 Okt 2018 12:42 WIB

JK Sebut Pembangunan Infrastruktur Tak Bisa Dihentikan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno Foto: Sylke Febrina Laucereno
Nusa Dua - Indonesia saat ini sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjelaskan Indonesia Indonesia masih membutuhkan pembangunan infrastruktur.

"Infrastruktur itu dibutuhkan di negara berkembang dan negara mau dan tidak akan pernah berhenti karena kemajuan teknologi," kata JK usai menghadiri Asian Development Bank (ADB) Global Infrastructure Forum 2018 di The Laguna Villas, Nusa Dua, Bali (13/10/2018).

Dia menjelaskan saat ini jumlah penduduk terus meningkat namun harus lebih efisien. Oleh karena itu untuk dibutuhkan pembiayaan jangka panjang untuk pembangunan.


JK mengungkapkan untuk pembangunan infrastruktur seperti pembangkit listrik, telekomunikasi dan jalan tol dapat dibiayai sumber swasta.

Akan tetapi jika pembangunan jalan raya, pengairan atau irigasi atau pelabuhan tentu harus dibiayai oleh pemerintah atau dengan bantuan jangka panjang.

"Ya harus yang punya nilai komersial dan harus dilakukan bersama-sama. Karena kalau tahap demi tahap bisa lama rugi dan subsidinya. Meyakinkan orang untuk menggunakan transportasi umum juga tidak mudah kalau hanya setengah-setengah," ujarnya.

Dalam pertemuan dengan ADB ini, JK Mengaku tidak ada kesepakatan apapun. Dirinya hanya menyampaikan pandangan pemerintah Indonesia bahwa pembangunan mau tak mau membutuhkan pihak lain dalam menyalurkan pembiayaan.




Cek video Pemerintah Goda Investor Biayai Proyek Infrastruktur Indonesia

[Gambas:Video 20detik]

(kil/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed