Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 14 Nov 2018 15:05 WIB

Jika Bandara Baru Yogya Beroperasi, Bagaimana Nasib Adisutjipto?

Usman Hadi - detikFinance
Foto: Edzan Raharjo/ detikcom
Jakarta - New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo ditargetkan mulai beroperasi bulan April 2019 besok. Jika bandara baru ini beroperasi, maka bagaimana operasional bandara lama di Yogyakarta?

"Kemana nanti Adisutjipto? Saya kira normal seperti sekarang, akan tetap kita pertahankan," ujar General Manager PT Angkasa Pura I (persero) Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama di Hotel Tentrem Yogya, Rabu (14/11/2018).

Pandu menjelaskan, dibangunnya bandara baru di Kulon Progo lebih dikarenakan kapasitas Bandara Adisutjipto yang sudah tak memadai. Oleh karenanya, dibutuhkan bandara baru yang lebih besar dan representatif.

"Bandara baru ini kan untuk menjawab ya lonjakan penumpang sebetulnya. Karena kapasitas Adisutjipto ini sudah tidak bisa dikembangkan. Sehingga jawabannya adalah NYIA ini dibangun," lanjut Pandu.



Meski Bandara Adisutjipto akan tetap beroperasi, namun bandara ini tidak akan melayani penerbangan internasional. Sebab, semua penerbangan internasional dari dan menuju Yogyakarta hanya tersedia di bandara baru Kulon Progo.

"Nantinya Imigrasi sudah tidak ada di sana (Adisutjipto), bea cukai tidak ada, semuanya pindah ke sana (NYIA). Jadi (Adisutjipto melayani penerbangan) domestik. Semua (penerbangan) internasional pindah, tanpa terkecuali," tuturnya.

Perihal akan beroperasinya dua bandara di wilayah Yogyakarta, Pandu tidak khawatir NYIA akan sepi dari penumpang. Pihaknya tetap optimis bandara baru tersebut akan tetap banyak diakses para penumpang domestik.

"Karena di daerah pantai selatan sampai ke Purwokerto ini aksesnya akan lebih bagus melalui New Yogyakarta International Airport (NYIA di Kulon Progo) dari pada mereka (turun) ke Semarang," pungkas Pandu.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com