Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 13 Des 2018 15:00 WIB

Proyek Kereta Kencang JKT-SBY Dikaji Jepang Setahun Lagi

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Getty Images Ilustrasi/Foto: Getty Images
Jakarta -

Proyek kereta kencang Jakarta-Surabaya belum menunjukkan progres berarti. Proyek strategis nasional (PSN) yang dicanangkan sejak 2016 itu belum juga dibangun konstruksinya. Lantas, apa kabarnya kini?

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulkifli mengatakan, saat ini proyek kereta kencang Jakarta-Surabaya masih menunggu tahap feasibility study (FS) yang akan dilakukan oleh Jepang, setelah sebelumnya dilakukan Pra FS.

"Jakarta-Surabaya kan kita sekarang masih menunggu FS yang dilakukan Jepang. Kemarin kan Pra FS. Sekarang dia akan masuk ke FS," katanya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Kata dia, pihak Jepang sedang menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk memulai FS. Namun dia belum bisa memastikan kapan tahap FS bisa dimulai.

Ketika proses FS dilakukan, lanjut dia, kira-kira membutuhkan waktu lebih dari setahun untuk menyelesaikannya.

"Mungkin dalam setahun FS, atau lebih," jelasnya.

Proses penggarapan proyek tersebut menurutnya memang memakan waktu, mengingat nilai proyek mencapai Rp 60 triliun.

"Kita bicara Rp 60 triliun lho, nggak bisa sebulan, dua bulan. Kan kita minta jangan lebih dari Rp 60 triliun," tambahnya.





Tonton juga 'Sandiaga: Proyek Kereta Cepat Jangan Jadi Beban':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed