Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Des 2018 16:13 WIB

Tol Cibitung-Cilincing Rampung Akhir 2019

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Tol Cibitung-Cilincing (Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance) Foto: Tol Cibitung-Cilincing (Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance)
Jakarta - Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing sedang berjalan pada saat ini. Jika tidak ada halangan, proyek ini akan rampung pada November 2019.

Direktur Utama PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways, Thorry Hendrarto menerangkan, konstruksi tol sepanjang 34 km ini telah mencapai 34,56%. Sementara, untuk pembebasan lahan telah mencapai 75,32%.

"Untuk ruas Cibitung-Cilincing (lahan) 75%, konstruksi 34%. Kita harapkan lahan di akhir Februari (selesai), sehingga Cibitung-Cilincing bisa di akhir 2019," ujarnya di Cibitung, Rabu (19/12/2018).

Tol Cibitung-Cilincing terdiri dari 4 seksi yakni Seksi I Cibitung-Telaga Asih, Seksi II Telaga Asih-Tembelang, Seksi III Tembelang-Mekar Jaya, dan Seksi IV Mekar Jaya-Cilincing.


Kemudian, pembangunan melintasi dua wilayah yakni Jakarta bagian utara dan Bekasi. Untuk wilayah Jakarta, dengan panjang sekitar 4 km, belum ada pembebasan lahan.

"Karena memang penetapan lokasi baru 2017 akhir kemarin, saat ini proses pembebasan, 4 kelurahan, 2 kelurahan musyawarah kita harapkan di awal Januari proses pembayaran dan bisa Februari dieksekusi konstruksi," jelasnya.

"Kabupaten Bekasi progres lahan sudah 84%, 20% kurang sedikit. Jakarta Utara 0%, tapi Jakarta Utara 4 km, kalau Bekasi 30 km. Hampir sebagian besar konstruksi," paparnya.

Lebih lanjut, tol ini sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sebesar Rp 10,80 triliun. Pembiayaan tersebut diperoleh dari ekuitas sebanyak 30% dan pinjaman sebanyak 70%.


Sementara, pengadaan lahan yang ditanggung pemerintah ialah Rp 4,61 triliun. Di mana, pengadaan lahan yang sudah terealisasi menggunakan dana talangan perusahaan sebesar Rp 2,43 triliun.

"Jadi sampai saat ini sudah menalangi kurang lebih Rp 2 triliun, dari Rp 4,5 triliun dan sudah ada pengembalian dari pemerintah Rp 880 miliar. Mudah-mudahan bisa dikembalikan Rp 1,2 triliun sehingga bisa berputar lagi membebaskan lahan yang berikutnya," sambungnya.

Sebagai tambahan, saham PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways sebanyak 45% dimiliki oleh PT Akses Pelabuhan Indonesia yang merupakan cucu usaha PT Pelindo II (Persero). Lalu, sebanyak 55% dimiliki PT Waskita Tol Road. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com