Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Des 2018 11:21 WIB

Ada TKA China di Kereta Cepat JKT-BDG, Pak Luhut?

Saifan Zaking - detikFinance
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Rachman Haryanto Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan memperkerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal China untuk menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Bahkan jumlahnya diperkirakan mencapai 6.600 orang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku pemerintah belum membicarakan perihal TKA tersebut. Sebab, selama ini kerja sama yang dilakukan pemerintah dengan China memakai skema business to business.

"Nggak juga, kita belum membicarakan itu, tidak ada satupun bisnis kita dengan Tiongkok kita lakukan G2B, semua B2B," jelasnya di markas detikcom, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).


Seperti diberitakan CNBC Indonesia, Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra menyebut, pada 2019, kebutuhan akan tenaga kerja mencapai 33.000 orang. Dari jumlah tersebut, 20% di antaranya merupakan tenaga kerja asing (TKA) yang mayoritas berasal dari China.

"Perbandingan jumlah antara TKA dengan pekerja lokal itu kita batasi 1:4. Jadi maksimal 20% yang dari TKA," ungkapnya.

Rencananya, pelaksanaan konstruksi tersebut berlangsung hingga 2021 mendatang.

(ara/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed