Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 29 Des 2018 20:35 WIB

RI Rawan Gempa, Bagaimana Daya Tahan Jalan dan Jembatan?

Hendra Kusuma - detikFinance
Gempa di Palu/Foto: Pradita Utama Gempa di Palu/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indonesia juga dikenal sebagai negara rawan gempa bumi. Mulai dari gempa di Lombok, Palu dan Donggala, hingga yang terkini di Talaud dan Nias.

Gempa kerap merusak infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Menurut Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto kualitas infrastruktur nasional sudah menyesuaikan dengan guncangan gempa

"Ya, Kalau terkait dengan desain jembatannya sudah mengantisipasi faktor koefisien gempa, apalagi yang jembatan bentang panjang dan FO," kata Sugiyartanto kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (29/12/2018).

Sedangkan untuk jalan, kata dia, juga sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Di mana, setiap pembangunan jalan disesuaikan dengan bobot serta volume kendaraan yang akan melintas di jalan tersebut.

"Sedangkan yang jalannya, yang diperhitungkan adalah kebutuhan, jadi kebut perkerasan (jalan) sesuai volume lalu lintas dan repetisi beban standard yang diijinkan," jelas dia.

Tidak hanya itu, kata Dia, pembangunan sebuah infrastruktur baik jembatan maupun jalan juga disesuaikan dengan peta wilayah sebara gempa dari institusi terkait.

Sugiyartanto mengungkapkan, pihak Bina Marga akan melakukan pengecekan terhadap infrastruktur di wilayah bencana. Dia yakin, untuk infrastruktur jalan dan jembatan di Sulawesi Utara (Sulut) tidak terdampak.

Sebagai informasi, hari ini Sabtu (29/12/2018) gempa mengguncang dua wilayah di Indonesia. Pertama, di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utaran dengan kekuatan magnitudo 7,1. Pusat gempa terjadi di kedalaman 69 km. Selang beberapa jam kemudian, gempa terjadi lagi di Nias Barat, Sumatera Utara (Sumut) dengan kekuatan magnitudo 5,2.



(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com