Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Jan 2019 16:09 WIB

Banyak Ruas yang Rusak, Lewat Tol Trans Jawa Masih Aman?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Robby Bernardi/detikcom Foto: Robby Bernardi/detikcom
Jakarta - Sejumlah ruas Tol Trans Jawa mengalami kerusakan meskipun belum genap sebulan diresmikan. Hal itu pun menimbulkan pertanyaan, apakah masih aman bagi pengendara melewati Tol Trans Jawa?

Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono menilai rusaknya sebagian ruas Tol Trans Jawa tidak lantas membuat tol tersebut menjadi rawan untuk dilewati.

Menurutnya, selama ini tidak pernah terjadi kecelakaan yang disebabkan kerusakan jalan tol. Kecelakaan yang selama ini terjadi di tol justru karena kelalaian pengendara itu sendiri.

"Jadi bukan karena jalannya. Selama kita operasikan jalan tol tiba tiba ambruk itu nggak pernah ada. Kalau pun ada (kecelakaan) ya itu orangnya ngantuk, over speed, pecah ban dan sebagainya," kata dia saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (21/1/2019).



Dia juga meyakini sumber daya manusia (SDM) yang mengerjakan pembangunan tol di Indonesia sudah mumpuni. Dengan begitu hal hal fatal semacam itu bisa dihindari.

"Kita menjamin tim konstruksi kita, engineer anak bangsa ini sudah cukup mumpuni kalau untuk desain teknikal, engineering design, lalu pengawasan, pembangunan dan sebagainya. Saya sih masih optimis anak bangsa kita, para insinyur insinyur itu cukup mumpuni lah," jelasnya.

Kerusakan yang baru baru ini terjadi di ruas jalan Tol Pemalang-Batang KM 321 menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menurut dia pun bukan kerusakan struktur yang berakibat fatal.

"Struktur itu kayak dulu di Cipularang yang dari Cikampek ke Padaleunyi, namanya Jembatan Cisomang. Itu struktur, makanya itu harus ada perbaikan-perbaikan teknis, analisa cukup panjang dan melibatkan beberapa ahli," tambahnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed