Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 17 Feb 2019 15:50 WIB

Hotel hingga Rumah MBR Dibangun di Sekitar Sirkuit Moto GP Mandalika

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danu Damarjati Foto: Danu Damarjati
Jakarta -
Mandalika akan dibangun sirkuit untuk Moto GP. Guna mendukung kawasan itu, Kementerian PUPR juga membangun infrastruktur penunjangnya.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), Hadi Sucahyono mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk turis yang datang namun juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dan mendukung potensi ekonomi lokal.

"Sirkuit Moto GP akan dibangun di Mandalika dengan standar hotel berbintang di sekitarnya. Kementerian PUPR mendukung pembangunan infrastrukturnya yang tidak hanya bermanfaat bagi turis namun juga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sekitarnya," tuturnya dilansir dari situs Setkab, Jakarta, Minggu (17/2/2019).
Di KSPN Mandalika, Kementerian PUPR telah melakukan penataan kawasan di Desa Kuta memperbaiki 6 ruas jalan lingkungan, pedestrian, saluran drainase, Ruang Terbuka Publik (RTP) berupa taman yang dilengkapi sarana bermain anak-anak yang dapat dinikmati warga sekitar.

Kementerian PUPR juga membantu menyediakan hunian layak bagi MBR melalui program rumah swadaya di Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 200 unit. Selanjutnya bisa dikembangkan sebagai home stay bagi turis yang ingin merasakan tinggal di permukiman penduduk lokal.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR sendiri tengah membangun 12 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang akan menjadi 'Bali Baru'.

"Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah," jelas Menteri PUPR Basuki beberapa waktu lalu.

Rencana induk disusun untuk pengembangan KSPN 10 tahun ke depan, kemudian lebih didetailkan dalam rencana 5 tahun dan setiap tahunnya dilakukan evaluasi.

Di KSPN Danau Toba, Kementerian PUPR telah meningkatkan akses dari Bandara Silangit baik jalan lingkar luar maupun lingkar dalam Danau Toba termasuk melakukan pengerukan alur sungai dan akan membangun Jembatan Tano Ponggol.

Selain itu juga pada ruas jalan yang dilalui turis akan dibangun Rest Area Terpadu Lumban Pea dan Lumban Julu.

Di Labuan Bajo, salah satu kawasan yang ditata adalah Kampung Ujung yang menjadi hub untuk menyeberang ke Pulau Komodo. Di kawasan tersebut dibangun pusat wisata kuliner yang dilengkapi dengan jalan lingkungan yang rapi, dan drainase.
Di KSPN Borobudur, Kementerian PUPR melakukan penataan kawasan di sejumlah destinasi wisata seperti kawasan Candi Mendut, Candi Pawon, dan Puthuk Setumbu. Selain itu juga dilakukan peningkatan akses jalan dari Bandara baru di Kulonprogo.

Dalam pembangunan infrastruktur KSPN, Kementerian PUPR juga memperhatikan peta rawan bencana. Kepala BPIW Hadi Sucahyono mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Selain itu, pihaknya akan menerima masukan dari Badan Geologi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed