Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Mar 2019 10:08 WIB

Menjajal Tol Terpanjang RI

Tol Bakter Beroperasi, Arus Logistik Sumatera Bisa Bergairah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: dikhy sasra Foto: dikhy sasra
Jakarta - Ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) baru saja diresmikan beberapa minggu lalu. Tol ini digadang-gadang dapat memudahkan jalur logistik di Pulau Sumatera

Kepala Cabang Ruas Bakaheuni-Terbanggi Besar Hanung Hanindito, mengatakan memang tujuan dibangunnya tol ini adalah mempercepat jalur logistik. Pihaknya ingin jalan tol ini dapat dimaksimalkan menggenjot alur logistik di Pulau Sumatera.

"Tujuan (tol) ini untuk mempermudah dan mempercepat jalur logistik. Sehingga pengusaha lokal maupun yang di luar Sumatera bisa memanfaatkan jalan ini dengan baik," ungkap Hanung saat ditemui di Pintu tol Bakauheni Selatan, Kamis (14/3/2019).


Hanung menjelaskan ruas tol yang membentang 140 km hingga Terbanggi Besar ini dapat menghubungkan pelabuhan dengan kawasan industri. Setidaknya jalan tol ini menurutnya bisa menghubungkan Pelabuhan Panjang dan daerah industri Metro di Lampung.

"Yang jelas tol ini menghubungkan pelabuhan dengan kawasan industri, akan menghubungkan daerah yang selama ini hanya terhubung lewat jalan lintas Sumatera. Dari Bakauheni sampai Bandar Lampung itu kan ada pelabuhan lagi, Pelabuhan Panjang ada pintu keluar kami yang hubungkan kesana," ungkap Hanung.

"Satu lagi ada daerah metro, itu sentra industri juga," tambahnya.

Keuntungan yang bisa didapatkan para pengusaha dan pengantar logistik menurut Hanung adalah efisiensi waktu. Bahkan, dia mencontohkan sampai Bandar Lampung saja hanya butuh waktu 1 jam dari Pelabuhan Bakauheni, padahal biasanya bisa 4 jam.

"Keuntungannya yang jelas adalah dari antara lintas tengah maupun timur lebih cepat. Kalau biasanya di jalan normal itu dari pelabuhan sampe Bandar Lampung saja bisa 3,5 jam sampai 4 jam sekarang cuma satu jam saja," jelas Hanung.


Dari data yang dihimpun oleh pihaknya, Hanung menyimpulkan bahwa kendaraan logistik sendiri sudah cukup meminati jalan tol ini. Dia memperkirakan 40% pengguna jalan tol Bakter hingga kini merupakan kendaraan truk logistik.

"Dari data yang kita himpun memang masih di dominasi sama kendaraan pribadi ya, kira-kira 40%-nya logistik," sebut Hanung.


Tol Bakter Beroperasi, Arus Logistik Sumatera Bisa Bergairah
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com